Komitmen Listrik Andal selama Periode Pemilu 2024

  • Bagikan

RAKYATMALUKU.FAJAR.CO.ID — AMBON, — Tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 kini memasuki masa tenang dari 11 hingga 13 Februari. Proses pemungutan suara sebentar lagi dilangsungkan pada 14 Februari 2024.

Untuk memastikan kelancaran pesta demokrasi lima tahunan ini, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) turut mengambil peran penting, yakni pengamanan pasokan listrik. Dengan dilakukan siaga Pemilu 2024 yang melibatkan seluruh unit di wilayah kerja PLN UIW MMU. Siaga kelistrikan ini dilakukan mulai dari proses pemungutan suara hingga penghitungan, yakni 14 hingga 18 Februari 2024.

General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menjamin sistem kelistrikan di wilayah kerjanya relatif aman. PLN UIW MMU memiliki 164 sistem isolator, masing-masing 97 tersebar di Provinsi Maluku dan 67 di Maluku Utara. Ratusan sistem ini mempunyai total Daya Mampu sebesar 363,88 MW, Beban Puncak sebesar 236,27 MW dan cadangan daya 127,61 MW.

“Sesuai komitmen, kami berupaya untuk mengawal pesta demokrasi ini, sehingga kami pastikan masyarakat bisa menggunakan hak suaranya tanpa mengkhawatirkan soal listrik,” tutur Awat, Senin, 12 Februari 2024.

Awat merincikan, Beban Puncak tertinggi Sistem Ambon diperkirakan tercapai pada 15 Februari 2024 sebesar 66,18 MW dengan cadangan sebesar 32,17 MW. Kemudian 14 Februari 2024 beban Puncak diperkirakan sebesar 62,67 MW dengan cadangan sebesar 35,68 MW. Sementara sistem Ternate – Tidore dalam kondisi normal dengan Daya Mampu sebesar 61,45 MW dan beban Puncak sebesar 40,27 MW.

Untuk mengawal sistem kelistrikan di periode Pemilu 2024 ini, PLN UIW MMU menurunkan total 1.250 personel. Dengan rincian 745 petugas Pelayanan Teknik (Yantek) dan 505 personel PLN. Ribuan personel yang tersebar di 48 posko seluruh unit PLN UIW MMU ini dilengkapi dengan berbagai peralatan siaga Pemilu. Mulai dari transportasi roda dua dan roda empat sebanyak 223 unit, UPS, crane, hingga genset. Personel juga secara khusus melakukan pemantauan di Gardu Induk dan Gardu Distribusi. Jika terjadi gangguan, petugas dengan segera melalui unit backup akan melakukan penanganan darurat.

“Selama periode Pemilu 2024 ini, kami juga memastikan tidak ada pemadaman terencana yang dilakukan. Sehingga harapan kami, proses pemungutan hingga penghitungan suara dapat berjalan sesuai dengan komitmen kita bersama,” pungkas Awat.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memastikan sistem kelistrikan di seluruh wilayah di Tanah Air dalam keadaan andal. Sehingga pelaksanaan proses pemungutan suara hingga penghitungan suara periode Pemilu 2024 diharapkan dapat berjalan lancar.

“Saya yakin akan berjalan dengan aman dan lancar, mengingat check point telah dilakukan selama dua bulan terakhir, sehingga hari ini sudah paripurna. Titik-titik kritis mendapatkan pelayanan khusus untuk menghindari adanya gangguan, tujuannya agar Pemilu berjalan lancar,” ujar Darmawan dalam rapat pengarahan Board of Directors (BOD) Siaga Kelistrikan Pemilu 2024 melalui posko siaga nasional -PLN Kantor Pusat yang dilakukan secara daring, Senin, (12/2/2024).

Untuk mengantisipasi adanya gangguan, Darmawan mengintruksikan seluruh jajarannya, termasuk Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) untuk melakukan siaga kelistrikan, terutama di periode Pemilu 2024. Dia berharap Pemilu 2024 berjalan lancar, tanpa ada gangguan sistem kelistrikan di seluruh wilayah kerja PLN.(CIK)

  • Bagikan