Gubernur: Dasari Seluruh Jerih Juang Dalam Doa

  • Bagikan

RAKYATMALUKU.FAJAR.CO.ID — AMBON, — Gubernur Maluku, Murad Ismail, mengingatkan para kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) untuk mendasari seluruh upaya dan jerih juang dalam doa dan kepasrahan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, maka niscaya akan meraih yang terbaik.

Demikian disampaikan Gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Sadali Ie, saat melepas sebanyak 250 anggota kontingen asal Maluku, untuk mengikuti ajang Pesparani Nasional III di Jakarta pada 28 Oktober sampai dengan 2 November 2023, bertempat di Wisma Samadi Gonzallo Veloso, Karang Panjang, Kota Ambon, Senin, 23 Oktober 2023.

Gubernur juga mengingatkan para kontingen untuk tetap menjaga kesehatan dengan cara makan dan minum yang cukup, istirahat yang teratur dan selalu siapkan waktu untuk berlatih sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Berlombalah dengan penuh semangat dan sportifitas serta tetaplah menjaga persatuan dan kesatuan baik antar sesama asal Maluku maupun daerah lain,” katanya.

“Dan kepada pelatih, pembina maupun instansi terkait yang telah memberikan perhatian serius untuk pembinaan dan pengembangan Pesparani, saya pun mengucapkan terima kasih yang tak terhingga,” tambah Gubernur.

Dijelaskan, kegiatan ini dirasa sangat penting karena selain sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, juga dapat meningkatkan dan mendorong semangat generasi muda dalam melantunkan kidung puji-pujian.

Selain itu, momen ini juga merupakan sebuah kesempatan untuk meningkatkan dan mengembangkan pemahaman dan pendalaman nilai-nilai yang terkandung dalam kidung-kidung pujian tersebut.

“Saya yakin saudara-saudara sudah mengikuti pembinaan dan pelatihan dengan baik, untuk itu saya berharap apa yang telah saudara peroleh selama latihan, hendaknya dapat digunakan untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya pada pelaksanaan Pesparani nanti,” harapnya.

Di kesempatan itu, Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Maluku, RD. Agustinus Arbol, mengatakan, peserta kontingen Pesparani yang akan berlomba nanti merupakan hasil seleksi yang dibagi dalam tiga Zona.

Yakni, Zona I terdiri dari Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, dan Kabupaten Seram Bagian Barat yang mengikuti mata lomba Paduan Suara Anak, Orang Muda Katolik (OMK), Campuran, dan Gregorian Dewasa Pria.

Sementara Zona II terdiri dari Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual dengan mata lomba Paduan Suara Gregorian Remaja dan Dewasa Campuran.
Sedangkan Zona III terdiri dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar dengan mengikuti mata lomba Paduan Suara Dewasa Wanita.

Untuk mata lomba perorangan, lanjut Arbol, terdiri dari Menyanyi Mazmur Anak, Remaja, OMK, dan Dewasa, Cerdas Cermat Rohani Anak dan Remaja, serta Bertutur Kitab Suci, dilaksanakan di Kota Ambon pada 13 sampai dengan 14 Oktober 2023 yang lalu.

“Ini artinya tim yang berangkat merupakan tim terbaik, dan diharapkan bisa meraih hasil terbaik, karena diinformasikan kontingen Pesparani Maluku ini adalah kontingan yang meraih juara umum di Kota Kupang, dengan mendapatkan lima champion, delapan medali emas, dan satu silver, serta piala bergilir,” ungkapnya.

Ditambahkan Arbol, sesuai dengan petunjuk teknis yang dikeluarkan panitia penyelenggara, kontingen Maluku mengikuti semua kategori lomba, baik kelompok maupun perorangan dengan jumlah kontingen sebanyak 250 yang terdiri dari peserta dan official.

Kontingen Pesparani yang menyandang status juara umum di Kupang, sementara mengikuti pemusatan latihan di sini sejak 16 Oktober 2023 dan didampingi oleh pelatih yang profesional dan kompeten, yang dijadwalkan akan berangkat 26 Oktober 2023, dipimpin oleh pimpinan kontingen Ny. Widya Pratiwi Murad,” tambahnya. (RIO)

  • Bagikan