Diduga Mabuk, Anggota TNI Ditusuk di Lapmer

  • Bagikan

RAKYATMALUKU.FAJAR.CO.ID — AMBON, — Nasib naas dialami Kopda Benyamin Masella. Betapa tidak, anggota Kodam XVI/Pattimura ini ditusuk di Lapangan Merdeka oleh dua pemuda.

Prajurit yang bertugas di Provost-1 Denmadam itu ditikam pakai pisau tepat di paha, Senin, 3 Juli 2023, sekira pukul 01.30 WIT.

Informasi dihimpun Rakyat Maluku, korban ditikam BN (20) saat terjadi adu mulut. Ketika keduanya cekcok dibarengi dengan perkelahian di lapangan b denganasket, datang teman BN.

Sehingga mereka
melakukan pengeroyokan terhadap korban. Di saat itu BN mencabut pisau yang diselipkan di pinggang kemudian menikam paha kanan Kopda Benyamin.

Melihat anggota TNI AD tumbang, kedua pelaku langsung kabur. Warga yang ada di tempat kejadian perkara (TKP) meminta bantuan ke Polsek Sirimau. Personel Polsek yang bertugas waktu itu datang dan membawa
korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis.

Sedangakan, saksi Silva Tan (30), menjelaskan korban dalam keadaan mabuk datang membeli rokok. Namun, saat membeli rokok korban membayar pakai uang Rp 50.000, tetapi pelaku cs mengangkat tangan kepada saksi dan mengatakan agar mengembalikan Rp 20.000 saja.
Silva Tan kemudian mengembalikan uang kembalian korban sebesar Rp 30.000 sesuai dengan harga rokok yang dibeli oleh korban.

Namun setelah mengambil rokok dari Silva Tan korbanpun sempat mengeluarkan kata makian setelah itu korban langsung pergi.

Tak lama terjadi keributan kemudian saksi melihat korban sudah terjatuh bersimbah darah.

Anggota Polsek Sirimau yang mendapat informasi menuju TKP dan mengamankan para saksi serta membawa korban ke Rumah Sakit Sumber Hidup.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVI/Pattimura Letkol Agung Sinaring yang dihubungi membenarkan anggota Kodam ditikam. Namun, penyebab sehingga Kopda Benyamin dianiaya pakai benda tajam, belum diketahui.

“Iya, benar. Itu korban sama pelaku kumpul-kumpul bareng, minum gitu ya, tidak tahu ternyata terjadi. Gitu katanya,” jelas Kapendam kepada Rakyat Maluku via seluler, Selasa, 4 Juli 2023.

Namun, untuk penyebab pasti dari peristiwa itu masih dalam pengusutan polisi.

Dia menambahkan, pelaku diduga lebih dari satu orang. Bahkan, satu diantara baru bebas usai menjalani hukuman.

“Pelakunya itu baru dikeluarkan dari penjara. Si Bryan atau siapa itu. Dari penjara terus ya itu lah,” tandasnya

Sementara Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease Kombes Pol Arthur Raja L Simamora mengatakan pelaku cs dalam lidik.

Kapolresta menambahkan bahwa korban sedang dirawat di Rumah Sakit Sumber Hidup.

“Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka tusu sebanyak dua tusukan pada bagian paha sebelah kanan.Hingga saat ini pelaku Cs masih melarikan diri,” akui Kapolresta. (AAN)

  • Bagikan