Ketum Golkar Perintahkan Tunda Musda Ambon, Sutan Marsida Tegaskan Loyalitas Kader

  • Bagikan

RAKYATMALUKU.FAJAR.CO.ID -- Ambon -- Dinamika pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Kota Ambon mencapai puncaknya setelah Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, secara langsung memerintahkan penundaan agenda tersebut.

Perintah tegas itu disampaikan Ketua Harian DPD I Partai Golkar Maluku, Ridwan Rahman, di hadapan peserta Musda yang tetap berlangsung di Hotel Manise, Kota Ambon, Kamis (30/4/2026).

“Sebagai mandataris Munas, beliau berhak menentukan seluruh kelangsungan aktivitas kita di daerah. Beta baru saja ditelepon oleh Ketua Umum, dan ini harus beta sampaikan Ketua Umum memerintahkan pending,” ujar Ridwan dari atas podium.

Ia meminta seluruh kader menerima keputusan tersebut dengan lapang dada demi menjaga soliditas partai.

“Beta harap dengan segala kebesaran hati, katong bisa menerima keputusan Ketua Umum,” lanjutnya.

Sebelumnya, DPD I Partai Golkar Maluku telah lebih dulu menerbitkan surat resmi bernomor B-57/DPD/GOLKAR-MAL/V/2026 tertanggal 29 April 2026 yang memerintahkan penundaan Musda X. Namun, surat tersebut tidak diindahkan oleh DPD II Partai Golkar Kota Ambon yang tetap bersikeras melaksanakan Musda.

Sikap tersebut semakin mempertegas adanya tarik-menarik kepentingan di internal partai berlambang pohon beringin itu.

Di tengah dinamika tersebut, Ketua Panitia Musda X, Sutan Marsida, memilih mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan itu diambil sebagai bentuk loyalitas terhadap garis komando partai.

“Saya ingin menyampaikan kepada kawan-kawan bahwa panitia telah menerima surat penundaan dari DPD I. Dan sebagai kader, saya taat dan tegak lurus terhadap setiap keputusan partai,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

  • Bagikan

Install aplikasi RakyatMaluku untuk mendapatkan berita terbaru.