Warga Diimbau Tak Dekati Pulau Baru

  • Bagikan

RAKYATMALUKU.FAJAR.CO.ID — SAUMLAKI, — Unit Survei IV Pusat Hidro-oseanografi TNI AL (Pushidrosal) mengimbau warga tidak mendekati lokasi munculnya pulau baru di Desa Teneman, Kecamatan Wuarlabobar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar Maluku, yang muncul pasca gempa.

Imbauan ini disampaikan Pushidrosal, pasca Penjabat Bupati Daniel Edward Indey, beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kapolres Tanimbar, AKBP Umar Wijaya, Dandim 1507/Saumlaki Didik Teguh Wahluyo, Danlanal Saumlaki Letkol laut (P) Andi Kristianto, Danlanud Ignatius Dewanto Letkol Pas Yohanes M. Paulus, mengunjungi pulau itu pada Sabtu, 14 Januari 2023.
Kepada Media ini di lokasi puncak Pulau Baru, Komandan Unit Survei Tanggap Segera (USTS) Pushidrosal Mayor Laut (P) Taryono, S.T., M.T., M.Tr.Opsla, meminta perhatian serius masyarakat terkait imbauan itu.
”Hal ini harus menjadi perhatian serius dan ditaati warga. Mengingat kondisi cuaca serta gempa yang tidak bisa diprediksi kedatangannya.

Apalagi lokasi itu berada pada pertemuan dua lempeng benua yakni Lempeng Indo-Australian dan Lempeng Pasifik. Jadi sangat riskan dan rawan apabila kita berkunjung di sini,” tegasnya.

Menurutnya, jenis tanah pada Pulau Baru tersebut berupa lumpur dan bukan batuan yang keras. Alhasil kondisi tanahnya sangat labil. Disingung apakah fenomena yang muncul akibat gempa tektonik ini merupakan letusan dari Gunung Api di bawah laut, menurut pengalamannya bahwa berdasarkan beberapa literatur yang dipelajari pihaknya, kondisi yang terjadi di Taneman ini merupakan salah satu dari kejadian Tektonik.

“Ada kemungkinan magma. Ada kemungkinan dari situs letusan gunung api bawah laut,” ungkapnya.

Lanjut Taryono, sebelumnya telah dilakukan penelitian oleh beberapa instansi peneliti. Kendati dirinya mengakui bahwa untuk fenomena kejadian di Teneman ini, signifikan baru terjadi kali ini.
(SMA)

  • Bagikan

Exit mobile version