Bea Cukai Ambon Tingkatkan Minat Ekspor Pelaku UMKM

  • Bagikan

RAKYATMALUKU.FAJAR.CO.ID — AMBON, — Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP C) Ambon terus berupaya meningkatkan minat pelaku usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk melakukan ekspor produk keluar negeri lewat edukasi yang dilakukan.

“Berbagai upaya terus kami lakukan untuk meningkatkan minat pelaku UMKM ekspor produk, dengan melakukan kunjungan ke pelaku usaha untuk memberikan edukasi dan sosialisasi, ” kata Kepala Kantor Bea Cukai Ambon R Teddy Laksmana, di Ambon, Senin.

Kunjungan yang dilakukan untuk mengedukasi para pelaku UMKM ketentuan ekspor dan mendengar kendala yang dihadapi ketika akan melakukan ekspor.

Pihaknya juga menyosialisasikan legalitas usaha karena ketika melakukan ekspor perlu diketahui penjual dan pembeli, negara tujuan dan proses pengiriman.

Peningkatan minat pelaku UMKM seperti yang dilakukan Kanwil Perbendaharaan di Masohi berupa kegiatan Bazar UMKM, berupa sosialisasi usaha yang baik, pelaporan pajak, legalitas usaha termasuk bagaimana cara melakukan ekspor.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyediakan fasilitas berupa kemudahan impor tujuan ekspor industri kecil dan menengah (KITE IKM).

Hal tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 110/PMK.04/2019, ini merupakan kemudahan berupa pembebasan bea masuk serta PPN atau PPN dan PPnBM terutang tidak dipungut atas impor barang dan/atau bahan untuk diolah, dirakit, atau dipasang pada barang lain dengan tujuan ekspor dan/atau penyerahan produksi IKM.

“Prinsipnya kami siap mendukung produk UMKM agar bisa bersaing di kancah internasional, ” katanya.

Bea cukai Ambon telah membantu UMKM produk makanan berupa keripik tempe, sambal roa dan mie sagu dan manisan pala melakukan ekspor perdana ke Australia dan Belanda

Ekspor perdana produk makanan dua UMKM yakni Mie sehat cempaka, Truttys Tahoe Sutra, koperasi kamboti rempah Maluku dan Nacha, bekerja sama dengan kantor Pos Ambon .

“Ekspor yang dilakukan merupakan angin segar bagi pelaku usaha terutama UMKM di Kota Ambon untuk terus mengembangkan produk untuk proses ekspor,” katanya.
(ANT)

  • Bagikan