Relawan Cabut Dukungan ke Anis Baswedan

  • Bagikan

RAKYATMALUKU.FAJAR.CO.ID — AMBON, — Ratusan masyarakat Kota Ambon yang tergabung dalam Relawan Beta Suka AA (Anies – AHY) menyatakan sikap untuk mencabut dukungan ke Anies Rasyid Baswedan alias Anies sebagai bakal calon Presiden RI pada Pemilu 2024 yang diusung Partai NasDem.

Sebab, Anies telah mendeklarasikan pasangannya yaitu Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Gus Muhaimin atau Cak Imin, sebagai bakal calon wakil Presiden.

Sehingga, Relawan Beta Suka AA yang dideklarasikan di Kota Ambon pada 14 Oktober 2022, merasa keputusan sepihak itu sudah tidak lagi sesuai dengan komitmen awal perjuangan mendukung pasangan Anies – AHY.

“Pada 14 Oktober 2022 lalu, di tempat ini, kami mendeklarasikan Relawan Beta Suka AA. Dan di tempat yang sama ini juga, kami menyatakan sikap untuk mencabut dukungan ke Anies. Kami tetap bersemangat mendukung penuh pemimpin muda masa depan Indonesia, yaitu mas AHY,” tegas para relawan di Restoran Dua Ikan, Lateri, Rabu, 6 September 2023.

Di kesempatan itu, penggagas Relawan Beta Suka AA, Bung Michael Wattimena yang akrab disapa BMW, mengatakan, terkait dukungan Partai Demokrat nantinya akan kemana, hal tersebut menjadi wewenang Majelis Tinggi Partai Demokrat, yang ketuanya adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan wakil ketuanya adalah Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

Namun, dalam rapat pleno DPP Partai Demokrat yang digelar Senin kemarin, terdapat banyak pandangan baik dari ketua umum maupun pengurus yang hadir. Di antaranya, arahan-arahan untuk berkoalisi, yang sebagian besar itu keinginannya berkoalisi dengan Ganjar Pranowo dan juga Prabowo Subianto.

“Itu yang bisa saya katakan jujur, karena memang saya hadir dalam rapat pleno DPP Partai Demokrat. Mungkin tidak lama lagi kita akan melihat kejutan-kejutan yang akan terjadi dalam membangun koalisi antara Partai Demokrat dengan bakal calon presiden bersama partai koalisi lainnya,” ungkap BMW.

Meski Relawan Beta Suka AA ini resmi dibubarkan, kata BMW, namun orang-orangnya tetap eksis setia menunggu sikap Partai Demokrat dalam membangun koalisi kedepan.

“Sehingga nanti kita akan membentuk relawan baru dengan nama yang baru juga,” terangnya. (RIO)

  • Bagikan

Exit mobile version