Es Buah Jadi Incaran Warga

  • Bagikan

RAKYATMALUKU.FAJAR.CO.ID — AMBON, — Memasuki empat hari Puasa Ramadan 1444 Hijriah, es buah masih jadi incaran warga Ambon untuk berbuka puasa. Sejak pukul pukul 15.00 WIT hingga 18.00 WIT warga mulai berbondong-bondong berdatangan ke tempat penjualan takjil. Dari berbagai jenis makanan yang dijual, es buah yang paling laris atau diincar warga.

“Walaupun cuaca di Kota Ambon, kadang panas, kadang hujan. Tapi es buah yang diminati warga,” kata Risma penjual musiman takjil di depan Masjid Alfatah Ambon, Minggu 26 Maret 2023.

Kata Risma, ia bukan hanya menjual es buah, tapi ada minuman lainnya juga seperti Cendol, es Cincau, es Pisang Ijo. Tapi yang paling diminati es buah.

“Yah sekarang kan ada musim buah, jadi es buah cukup dibilang komplit,” ujarnya.

Dia mengakui, per hari dia bisa mendapat Rp. 500 ribu, untuk penjualan es buah. Itupun kalau terjual habis, kalau tidak habis itu Rp.350 sampai Rp.400 ribu.

“Kita jual per kap itu Rp.10 ribu, hari pertama dan kedua itu terjual habis,” bebernya.

Selaku ibu rumah tanggah, ia mengakui bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan berkah.

“Ya Alhamdulillah, ada berkah di setiap Ramadhan,” katanya.

Karni salah satu pembeli mengakui memburu takjil dan berbagai es di puasa adalah yang ditunggu-tunggunya, karena ada menu favoritnya yang tidak dijual di hari bukan Ramadhan.

Walaupun hari-hari biasa ada juga penjul es buah tapi jarang ditemui.

“Rasanya beda kalau belanja di hari Ramadhan, dan hari-hari biasa,” ujarnya.

Kata Karni, di sini berbagai jenis es dijual, dan menu yang disukai itu es Cendol dengan es buah. “Saya lebih suka es buah,” Akuinya.

Berdasarkan pantauan, penjual takjil dan berbagai ramai didatangi para pembeli. Bahkan tidak hanya orang muslim yang membelinya, orang non muslim yang lewat pun turut singgah dan membeli.

Diketahui, di Kota Ambon, ada sejumlah titik yang menjadi lokasi tempat dijualnya takjil. Namun yang paling ramai biasanya terlihat di kawasan Masjid An-Nur Negeri Batu Merah, depan Masjid Al-Fatah Ambon. (MON).

  • Bagikan

Exit mobile version