Gubernur: Untuk Jadi Orang Hebat, Jaga Sholat dan Utamakan Sabar

  • Bagikan

“Saya sekarang berpikir ruang dan waktu. Ini sudah bicara hubungan dengan Sang Pencipta. Setelah kita kembali, apa yang kita bawa untuk menghadap Sang Khalik. Saya ingin di sisa hidup saya ini, ada manfaat untuk orang lain.”

Murad Ismail | Gubernur Maluku

RAKYATMALUKU.FAJAR.CO.ID — AMBON, — Gubernur Provinsi Maluku, Murad Ismail mengajak generasi Islam di Maluku agar senantiasa menjaga ibadah (sholaltnya), serta senantiasa sabar dalam menghadapi cobaan hidup. Pesan ini disampaikan Murad saat memberikan sambutan pada Tasyakuran 19 Tahun dan Silaturahmi Akbar Pondok Pesantren (Ponpes) Islam Al-Anshor se-Maluku, di Pesantren Al-Anshor, Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa, 14 Februari 2023.

Sepanjang pengetahuan Murad, orang-orang hebat adalah mereka yang senantiasa tekun dan sabar, serta menjaga ibadahnya.

Ia bangga dan terharu ketika melihat semangat para santri dalam menuntut ilmu pengetahuan. “Ini kunjungan kali pertama saya ke Ponpes Al-Anshor. Saya terharu melihat anak-anak ini. Mereka begitu semangat. Mereka anak-anak yang luar biasa. Yang jelas, izinkan saya untuk menjadi bapak angkat untuk pesantren ini,” ajak Murad, haru.

Pernah memangku sejumlah jabatan tinggi di Polri, mulai dari Danton KIE 5153 Polda Sulutteng (1985), Danki Brimob 5154 Polda Maluku (1994), Wadansatgas Brimob Operasi Tatoli Tim-Tim (1996), Kasat Brimob Polda Metro Jaya (2008), Wakapolda Maluku (2013), Kapolda Maluku (2013), hingga Dankor Brimob Polri (2016), dan kini Gubernur Maluku, tak ada lagi yang perlu dicarinya, selain dapat berbuat baik dan bermanfaat bagi semua orang.

“Saya sekarang berpikir ruang dan waktu. Ini sudah bicara hubungan dengan Sang Pencipta. Setelah kita kembali, apa yang kita bawa untuk menghadap Sang Khalik. Saya ingin di sisa hidup saya ini, ada manfaat untuk orang lain,” kesan Gubernur.

Istri Gubernur Maluku, Widya Pratiwi Murad bersama para Santri di Ponpes Al-Anshor, Negeri Liang, Selasa, 14 Februari 2023. Foto: IST

Kedatangan Murad ke Pesantren ini, turut didampingi istrinya, Widya Pratiwi Murad.

Kedatangan Murad bersama istrinya di Ponpes ini, disambut para santri dengan iringan shalawat dan hadrat.

Ia menitipkan empat syarat sukses kepada para santri, yang selama ini sudah dijalani mereka. Keempatnya itu; Rendah hati tidak sombong. Selalu merasa bersyukur. Jauhkan diri dari hal yang samar-samar, serta Bersabar, karena rezeki hanya datang dari Allah SWT bukan dari yang lain.

Agar empat syarat tersebut dapat terealisasi dalam diri manusia apabila. “Supaya bisa memenuhi empat syarat itu, maka harus sabar dan perbaiki sholatmu (Ibadah), pasti kamu menjadi orang yang hebat,” kata Gubernur.

Sementara Istrinya yang juga Ina Latu Maluku, Widya Pratiwi Murad, mengajak para santri untuk bersyukur mendapatkan pendidikan terbaik di pondok pesantren. Rasa syukur tersebut dilakukan dengan terus belajar dan belajar.

Ia menilai, tidak semua anak-anak mendapat peluang pendidikan terbaik di lembaga pondok pesantren.

Widya pun berpesan, agar para santri mensyukuri kesempatan itu dengan belajar memperdalam ilmu agama dan lainnya.

“Kalian anak-anak belajarlah dengan suka cita, semangat. Ingat, kalian dititipkan disini untuk mencari ilmu sebagai bekal kalian nanti kedepan. Karena ibu yakin, anak-anak ini harus diperkuat oleh ilmu-ilmu agama sehingga menjadi generasi muda yang kuat, tangguh, tidak tergoyahkan, mampu bersaing dan hidup mandiri. Insya Allah dengan izin Allah SWT, kita bisa lebih erat lagi bersilaturahmi untuk anak-anak saya di Al-Anshor,” kata Widya. (IST/WHL)

  • Bagikan