Paloh Kasih Sinyal ke Erick Thohir

  • Bagikan

JRAKYATMALUKU.CO.ID — JAKARTA, — Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh memuji Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebagai “the rising star” atau bintang baru yang diharapkan berkontribusi dalam penguatan nilai-nilai Pancasila. Pujian itu dinilai sebagai sebuah sinyal politik.
 
“Bung Erick Thohir ini tokoh muda kita, rising star yang kita harapkan bisa memperkokoh nilai-nilai Pancasila ini ke depan, bergelut dalam perjuangan ke depan bersama dengan saudara-saudara,” kata Surya Paloh saat menjadi pembicara kunci Silaturahmi Nasional bertema “Kita Pancasila: Pancasila Menjawab Tantangan Zaman”, di NasDem Tower, Jakarta, Kamis.
 
Menurut dia, bangsa Indonesia memerlukan kehadiran seluruh anak bangsa untuk menjaga semangat Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.
 
Surya Paloh pun meyakini pada anak-anak muda bangsa Indonesia masih terikat emosi dan komitmen moral terhadap nilai-nilai Pancasila.
 
“Itu artinya masih ada harapan besar dan optimis kita untuk berjalan terus pada bangsa dan negaranya bersatu dalam semangat Indonesia Indonesia yaitu bangsa yang menghargai diri sendiri, di sanalah kita mempersatukan semua perbedaan untuk satu yang bernama Indonesia berbeda-beda, namun tetap satu jua,” katanya.

 
Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi pujian yang dilontarkan oleh Surya Paloh tersebut.
 
“Apresiasi itu justru menjadi introspeksi bagi saya karena makin banyak disanjung makin kepeleset nanti hidup ya. Jadi, lebih baik kita yang ‘nginjak tanah’ terus aja,” ucap Erick.
 
Ketika ditanyakan, apakah pujian itu merupakan sinyal dari Surya Paloh untuk mendukungnya di Pilpres 2024? Erick menjawab, “hal itu bisa tanyakan langsung kepada Surya Paloh”.

 
“Tanyakan ke Pak Surya ya, kalau saya kan kembali hari ini sebagai pembantu presiden, fokus kepada pekerjaan saya sebagai menteri BUMN. Apalagi kita lihat hari ini kestabilan daripada pangan, energi menjadi sebuah hal yang harus betul-betul kita jaga dimana peran BUMN sangat signifikan untuk melakukan itu,” ujar Erick. (ANTARA)

  • Bagikan