Warga Wakal Mulai Puasa Ramadan Hari Ini

  • Bagikan

RAKYATMALUKU.FAJAR.CO.ID — AMBON, — Umat Islam di Indonesia akan menyambut Bulan Suci Ramadhan 1446 Hijriah pada akhir pekan ini. Bulan penuh berkah ini merupakan momen penting bagi umat Islam untuk menjalankan ibadah puasa, sebagaimana diperintahkan dalam Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah ayat 183.

Ramadhan dimulai setelah berakhirnya bulan Syakban. Di Indonesia, penetapan awal Ramadan dilakukan melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag) yang mengacu pada Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Meski Sidang Isbat penentuan 1 Ramadhan 1446 Hijriah dijadwalkan akan dilaksanakan pada Jumat, 28 Februari 2025, namun jika mengacu pada keputusan Muhammadiyah, maka puasa Ramadhan 1446 Hijriah akan mulai ditunaikan pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Berbeda dengan warga Negeri Wakal Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Provinsi Maluku, yang mulai menjalankan ibadah Puasa 1 Ramadan 1446 Hijriah pada Kamis, 27 Februari 2025.

Iya, di Wakal 1 Ramadan jatuh pada Kamis, 27 Februari 2025,” kata Kepala Pemerintahan (Raja) Negeri Wakal, Ahaja Suneth, kepada media ini di Ambon, Rabu, 26 Februari 2025.

Menurutnya, melaksanakan ibadah puasa 1 Ramadan lebih awal dari yang ditetapkan oleh pemerintah, bukan hal baru bagi masyarakat Negeri Wakal.

Kami selalu mengikuti metode penghitungan sendiri, yang telah diwariskan oleh para pendahulu kami. Ini merupakan bagian dari keyakinan dan tradisi yang tetap kami pegang,” ujarnya.

Dia mengakui, penentuan 1 Ramadan di Wakal mulai dihitung tepat di 1 Muharram. Tokoh agama atau kasasi Masjid Nurul Awal Wakal memiliki kalender kuno yang selalu dipakai dalam penghitungan jatuhnya 1 Ramadan.

Lanjutnya, meski terdapat perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan, warga Wakal tetap menghormati keputusan pemerintah dan masyarakat muslim lainnya yang akan memulai puasa di hari yang berbeda.

“Ada juga warga Wakal yang berpuasa mengikuti penetapan pemerintah. Kita di sini hanya menjaga apa yang sudah dilakukan para pendahulu kami,” terang Raja Ahaja.

Upulatu Ama Lisawane itu berharap, Ramadan kali ini membawa berkah dan kedamaian bagi seluruh umat Islam di dunia. (MON)

  • Bagikan

Exit mobile version