Diduga tak Transparan, Tes Petugas Haji Diprotes

  • Bagikan

Kanwil Berdalih Berdasarkan Nilai Tertinggi

RAKYATMALUKU.FAJAR.CO.ID — AMBON, — Proses seleksi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter tahun ini telah selesai. Namun, dinilai tidak transparan dan ada dugaan peserta titipan.

Dugaan tidak transparannya disampaikan salah seorang peserta kepada Rakyat Maluku di Ambon, Minggu 8 Desember 2024.

“Kami cukup heran karena satu dari peserta yang dinyatakan lulus itu nilai CATnya rendah. Ada peserta yang nilai CATnya tinggi malah tidak lulus,” ungkapnya sembari meminta tidak ditulis namanya.

Untuk itu, dia meminta panitia transparan dengan memajang nilai secara keseluruhan setiap peserta, baik itu CAT dan semua wawancara.

“Kalau transparan mengumumkan semua nilai, maka dugaan ada peserta titipan itu bisa terbantahkan dengan sendirinya,” tambahnya.

Kepala Bidang Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Maluku, Djumadi Waly yang dikonfirmasi menjelaskan bahwa standar seleksi berfokus pada nilai tertinggi dari hasil Computer Assisted Test (CAT) yang dikombinasikan dengan nilai wawancara. Meski demikian, tidak ada standar nilai minimum yang ditetapkan.

“Misalnya, ada peserta dari Aru dengan nilai CAT tertinggi, mencapai 70 lebih, sementara yang lain rata-rata hanya di angka 50-an. Nilai CAT dan wawancara digabung untuk mendapatkan hasil maksimal,” ungkapnya.

Ia juga menepis tudingan ketidaknetralan dalam proses seleksi. “Kalau mau bilang kami berpihak, staf saya sendiri juga ikut seleksi, tapi nilainya rendah, jadi otomatis tidak bisa diakomodir. Semua murni berdasarkan nilai tertinggi,” tambahnya.

Dikatakan, Seluruh proses seleksi, dari CAT hingga wawancara, hingga rekapan nilai diawasi langsung oleh tim supervisor dari pusat. Rekapan nilai diserahkan dan ditandatangani oleh Kepala Kanwil, sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.

“Mereka yang tidak puas, itu wajar saja. Bahkan di tingkat kabupaten/kota pasti ada yang merasa tidak puas. Namun, kalau ada yang ingin melihat data, kami siap membuka nilai di kantor agar semuanya jelas,” ujarnya.

Terkait publikasi hasil seleksi, hanya nama peserta yang lulus yang diumumkan. Data lengkap nilai peserta tetap disimpan sebagai arsip resmi di kantor.

“Kami tidak mungkin mengumumkan semua daftar nilai yang lulus dan tida lulus. Yang diumumka hanya yang lulus. Kalau memang ada yang merasa janggal, silakan datang dan lihat langsung datanya. Atau nanti besok ke Kantor kita buka nilai, karena filenya ada di kantor. Semua proses diawasi, dan hasilnya murni berdasarkan kriteria yang ditetapkan,” tegasnya. (CIK)

  • Bagikan

Exit mobile version