Berita Utama

SANTUN ‘Guncang’ Banda

Rakyat Maluku – PASANGAN calon gubernur – calon wakil gubernur Maluku, Said Assagaff – Anderias Rentanubun, Rabu 2 Mei 2018, meng­guncang Pulau Banda Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). Kedatangan pasangan disertai tim peme­nangannya dengan akronim SANTUN sejak Selasa 1 Mei 2018, disam­but mas­yarakat di pulau penghasil pala itu.

Pantauan koran ini, menumpangi ka­pal cepat dari Desa Tulehu Kecamatan Salahutu ke Pulau Banda, Selasa 1 Mei 2018, SANTUN dan rombongan saat tiba di Pulau Banda di jemput warga setempat dengan menggunakan perahu belang. Setiba di pelabuhan Neira, SANTUN telah dinanti kedatangannya oleh ribuan warga Pulau Banda.

Setelah beristirahat sejenak, SANTUN kemudian mengunjungi beberapa desa di Pulau Banda Besar. Sambutan hangat warga dengan meneriakan SANTUN, serta mengacungkan angka satu sesuai no­mor urut SANTUN. Setelah melakukan tatap muka dengan warga di Banda besar, SANTUN, ke­marin Rabu 2 Mei 2018 , mengadakan kampanye serta dialog yang berpusat di kawasan Istana Mini Banda Neira.

Calon Gubernur Maluku yang juga petahana Said Assagaff dalam kampanyenya meminta kepa­da pasangan calon gubernur dan calon eakil Gu­bernur Maluku lain yang bertarung pada Pilkada Maluku 27 Juni 2018 agar jangan saling memfitnah saat berkampanye.

“Jangan saling memfitnah saat berkampanye, tetapi harus aman, jujur dan santun,” ujar Assagaff.

Kendati SANTUN sering diserang dengan berbagai fitnah namun kata Assagaff kepada ribuan warga yang hadir pada kampanye tersebut bahwa rakyat Maluku sudah memahami dan pintar dalam menilai berbagai persoalan yang terjadi.

“Kalau hanya ingin menjatuhkan saya sebagai petahana dengan cara memfitnah dan berita bo­hong, maka tidak mungkin bisa menang. Prog­ram pasangan SANTUN sangat terukur karena berkeinginan membangun Maluku yang aman, rukun, damai, sejahtera dan Maluku yang demokratis dan bekelanjutan serta dijiwai semangat Siwalima,” tandas Assagaff.

Pa ada kesempatan tersebut, Assagaff juga me­ngemukakan, pasangan SANTUN mengutamakan tiga program prioritas dalam membangun Maluku lima tahun mendatang yakni pendidikan dengan tujuan tidak akan ada lagi anak-anak Maluku bodoh.

“Anak-anak maluku harus pintar. Karena kalau tidak kita yang ada sekarang ini ikut berdosa,” ujar Assagaff.
Prioritas kedua yakni masalah kesehatan melalui peningkatan status Fakultas Kedokteran pada Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, yang saat ini telah berhasil meluluskan puluhan orang dokter setiap tahun.

“Dengan demikian kalau sampai 10 tahun ke depan sudah 500 orang dokter yang dihasilkan dari Unpatti. Program ini dilakukan agar seluruh anak atau orang Maluku menjadi lebih terjamin kesehatannya di masa mendatang,” jelas Assagaff yang melanjutkan bahwa selain itu di Ambon akan juga di bangun Rumah Sakit Umum Pusat, dengan fasilitas kesehatan lengkap.

Program ketiga, yakni membangun sektor pari­wisata mengingat Maluku memiliki potensi dan kekayaan luar biasa di sektor ini, di samping masih alamiah dan cantik keindahan alamnya, sehingga wisatawan semakin ramai berkunjung dan betah tinggal berlama-lama di sini, seperti halnya Pulau Banda.

“Untuk itu mari katong samua jaga kondisi keamanan yang sudah kondusif. Jangan ada lagi perkelahian.!Bantu aparat TNI/Polri untuk menjaga keamanan, sehingga semakin banyak wisatawan ingin berkunjung ke Maluku guna menikmati keindahan alam dan objek wisata seperti halnya di Pulau Banda,” tegas Assagaff. (RM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

To Top