Berita Utama

Rahayaan Belum Diperiksa, LSM Nanaku Ancam Demo

Rakyat Maluku – LSM Nanaku Maluku mengancam akan menurunkan massa dalam jumlah besar untuk melakukan aksi demo terhadap penanangan kasus dugaan kepemilikan Ijazah palsu Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Tual, Abdul Hamid Rahayaan yang telah dilaporkan secara resmi untuk ditangani rapat penegak hukum beberapa waktu lalu.

Alasan dilakuannya aksi demons­tran di Polda Maluku ini lanta­ran pen­anganan kasus dugaan Ijazah Palsu terkesan berjalan di tempat.

“Kami terus memantau per­kem­­­bangan kasus ini, sejauh mana penanganan hukum dalam meng­ungkap fakta dugaan kepemilikan ijazah palsu tersebut. Kami tidak main-main, bahkan konsolidasi untuk melakukan aksi demonstrasi dalam jumlah besar di Polda Maluku sudah kami lakukan demi tegaknya keadilan dan transparansi penanganan hukum,” tegas Ketua LSM Nanaku Maluku, Usman Bugis, kepada Rakyat Maluku, Selasa 24 April.

Usman mengaku, setelah mela­kukan krosccek ke penyidik Polda Maluku terkait laporan yang dima­sukan tersebut, ternyata seluruh berkas laporan baru dilimpahkan ke Subdit III Polda. “Kami sudah menge­cek penanganan laporan ijazah di Polda Maluku, dan laporan sudah di limpakan ke SUBDIT III,” akuinya.

Menurut Usman, pihaknya me­nung­gu pemeriksaan Rahayaan sebagai terduga pemilik ijazah palsu yang dipergu­nakan untuk kepentingan saat berproses untuk men­jadi wakil walikota Tual.

“Kami tinggal menunggu saja kapan yang ber­sang­kutan dipanggil untuk menjalani peme­rik­saan,” tuturnya.
Dia mengaku jika dalam penanganan kasus dugaan ijazah palsu tersebut, LSM Nanaku sebagai pelapor cukup kesal dengan tindak lanjut Polda Maluku terkait kasus ini. Pasalnya sudah berjalan dua minggu, belum ada panggilan sama sekali kepada Rahayaan.

“Sudah dua minggu kasus ini dilaporkan, namun belum ada panggilan pemeriksaan kepada yang bersangkutan. Tentunya kami sangat kesal dengan tindak lanjut penegakan hukum dalam kasus ini. Sebagai bentuk pengawal dalam kasus ini agar tidak karam, maka kami akan melakukan aksi demonstran untuk mengingatkan aparat penegak hukum memanggil dan memeriksa Rahayaan dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Selain mendesak Polda Maluku memeriksa Rahayaan dalam waktu dekat, LSM Nanaku juga memastikan akan mendesak Sekda Maluku, Hamin Bin Tahir untuk kembali melihat berkas Hamid Rahayaan yang diajukan sebagai kebutuhan administrasi calon pengganti antar waktu, Wali Kota Tual dan juga Plt Walikota Tual saat ini.
“Selain mendesak Polda Maluku, kami juga akan mendesak Sekda Maluku untuk melihat kembali berkas sudara Hamid Rahayaan yang dalam penga­juan sebagai Plt walikota Tual. Bukan itu saja, kami juga telah menyiapkan laporan untuk dikirim ke Mendagri ,” jelasnya. (ASI)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

To Top