Berita Utama

Pengamat Unpatti: Pak Amran Harus Tingkatkan Popularitas

H. Andi Amran Sulaiman
  • Wakili Indonesia Timur Dampingi Jokowi Di Pilpres 2019

Rakyat Maluku – PRESIDEN RI Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi telah men­­ya­takan sikapnya untuk maju bertarung dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Sebagian partai politik juga telah menyatakan dukungannya untuk memenangkan Jokowi. Lalu siapa yang layak mendampingi Jokowi yang mantan walikota Solo, itu?

Beberapa nama tokoh sebagai representasi dari Indonesia Timur untuk men­dampingi Jokowi kini telah mencuat diantaranya Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP. Selain dikenal sebagai tokoh muda, Amran adalah seorang menteri pekerja keras dan mampu menorehkan prestasi di sektor pertanian di era pemerintahan Jokowi.

Menanggapi nama Andi Amran Sulaiman sebagai pendamping Jokowi, pengamat politik dari Univer­sitas Pattimura (Unpatti) Ambon Amir Kotarumalos menilai hal itu bisa saja asalkan popularitas Amran Sulaiman harus lebih ditingkatkan agar dia lebih dikenal luas oleh masyarakat.

“Banyak tokoh berprestasi dari Indonesia Timur seperti Pak Amran. Namun yang selevel dengan Pak Jusuf Kalla (JK) sejauh ini belum terlihat. Nah, untuk lebih dikenal di masyarakat Pak Amran harus meningkatkan polularitasnya,” ujar Kotaromalus kepada Koran Rakyat Maluku, Minggu, 29 April 2018.

Dikatakan, melihat hasil survei, nama Jokowi masih menempati puncak elektabililitas tertinggi sebagai calon presiden yang dipercaya rakyat. Berbagai media, baik cetak maupun elektronik juga mulai memunculkan nama-nama tokoh yang dinilai layak mendampingi Jokowi.

“Mencuatnya beberapa figur tokoh yang dianggap layak menjadi wakil presiden mendampingi Jokowi memang pantas dicermati mengingat berbagai faktor yang menjadi pertimbangan politik Jokowi dalam memutuskan siapa yang pantas bersanding dengannya,” ujarnya.

Beberapa pengamat politik menilai bahwa kemenangan mutlak Jokowi dalam pilpres 2019 nanti akan terwujud apabila wakilnya juga kembali berasal dari Indonesia Bagian Timur. Sebab, dari tradisi politik Indonesia biasanya ‘memadukan’ antara dua tokoh yang berasal dari Barat (Jawa, Sumatera) dengan Timur (Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Bali, Nusa Tenggara dan Papua).

Sementara Andi Amran Sulaiman sendiri dinilai memiliki jaringan yang kuat di pedesaan dengan basis dukungan petani yang besar. Dia juga banyak memiliki ide cemerlang dan terobosan yang dinilai mampu mengimbangi irama kerja Jokowi.

Andi Amran Sulaiman, kata Kotaromalus, dapat menjadi wakil Jokowi pada Pilpres 2019 apabila Amran sejak dini mulai meningkatkan popularitasnya dengan mengambil kebijakan di sektor pertanian yang berpihak pada masyarakat di Indonesia Bagian Timur. Sehingga, kemenangan Jokowi dapat terwujud 100 persen di Indonesia Timur.

“Memang benar bahwa Pak Amran juga tokoh, tapi apakah seluruh masyarakat Indonesia Timur mengenalnya? Kan tidak semua. Beda dengan ketokohan Pak JK yang sudah dikenal luas dan teruji. Untuk itu, Pak Amran harus mampu membuat kebijakan di Indonesia Timur dengan diiringi sosialisasi guna meningkatkan popularitasnya, sehingga bisa diterima masyarakat luas di Indonesia Timur,” katanya.

Untuk lebih memaksimalkan pupularitasnya di kalangan rakyat Indonesia Timur khusunya, Amran harus membuat terobosan seperti cara Jokowi yang terbukti mampu mengambil hati rakyatnya.

“Jokowi yang awalnya hanya memimpin mas­yarakat Kota Solo hingga memimpin masyarakat Provinsi DKI Jakarta dan akhirnya memimpin masyarakat di seluruh Indonesia karena caranya atau karakternya yang merakyat. Nah, hal ini yang harus ditiru oleh Amran. Cara inilah yang mampu menaikkan popularitas seseorang dalam waktu sekejap,” jelas Kotaromalus. (RIO)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

To Top