Ambonesia

Pemprov Maluku Siap Salurkan Beras Sejahtera

Rakyat Maluku – PEMERINTAH Provinsi Maluku siap menyalurkan bantuan sosial beras sejahtera (Rastra) Tahun Anggaran 2018. Guna kelancaran dan tidak ada kendala saat penyaluran Rasta, maka Pemprov Maluku mengawalinya dengan kegiatan Sosialisasi dan Rakor persiapan penyaluran Rasta. Sosialisasi dan Rakor Program Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Rastra) dan BPNT Provinsi Maluku Tahun 2018 digelar di Kantor Gubernur Maluku, Selasa, 24 Apri 2018.

Rakor yang dipimpin oleh Sekda Provinsi Maluku, Hamin bin Thahir dihadiri langsung oleh Kepala Perum Bulog Divre Maluku, Arif Mandu, Kepala Dinas PMD Provinsi Maluku, Rusdi Ambon, Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku, Sartono Pinning, kepala Dinas PMD kabupaten/kota se-Maluku, kepala Dinas Sosial kabupaten/kota se-Maluku serta Tim Koordinasi Bansos Rastra Provinsi Maluku.

Menurut Sekda Maluku, Sosialisasi dan Rakor bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan ketepatan sasaran program Rastra, agar dapat bertransformasi dari pola subsidi menjadi pola batuan sosial pangan. Bantuan sosial pangan dapat disalurkan dalam bentuk natura (beras) maupun dalam bentuk non tunai.

Kata dia, bantuan Sosial Pangan dalam bentuk Natura atau disebut sebagai bantuan Beras Sejahtera (Bansos Rastra), diberikan dalam bentuk beras dan disalur setiap bulan atau disesuaikan dengan kondisi wilayah setempat tanpa adanya harga/biaya tebusan.

Bansos Rastra bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan akses masyarakat miskin dan rentan melalui pemenuhan kebutuhan pangan pokok yang menjadi hak dasarnya. Sementara itu bantuan pangan dalam bentuk non tunai atau disebut dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah Bantuan Pangan dari pemerintah yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap bulannya melalui mekanisme penyaluran menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang multi fungsi sebagai e-wallet yang dapat menyimpan data penyaluran bantuan pangan serta berfungsi sebagai kartu tabungan,” jelas dia.

Sebelumnya, menurut dia, dalam program Keluarga Penerima Manfaat Program Subsidi Beras Sejahtera Tahun 2017, mengacu pada Data Terpadu Program Penanganan fakir miskin, sementara penerima program Rastra dan BPNT, mengacu, pada Keputusan Menteri Sosial Nomor 04/HUK/2018 tanggal 2 Januari 2018 tentang Penetapan Perubahan Jumlah KPM serta Tahap Penyaluran Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra) dan bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2018.

Bagi Sekda, Penyaluran Bantuan pangan non-Tunai (BPNT) di Provinsi Maluku, baru dapat dilaksanakan pada tahun 2018. Pelaksanaan program bantuan Sosial Pangan membutuhkan pemahaman, koordinasi, dan keselarasan dari seluruh jajaran Pemerintah dan Pemerintah Daerah sehingga sasaran program dapat tercapai sesuai yang diharapkan. Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KMP) Provinsi Maluku tahun 2018 sebanyak 124.448 KPM yang tersebar pada 11 Kabupaten/Kota. Untuk itu, langkah-langka terobosan yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan ini, dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program bansos rastra dan BPNT dilaksanakan secara bertahap pada 44 kota pada tahun 2017, selanjutnya pada tahun 2018 BPNT akan diperluas pelaksanaannya di 118 Kabupaten dan 98 kota.

“Untuk Provinsi Maluku BPNT dilaksanakan pada 2 (dua) kota yakni Kota Ambon dan Kota Tual, sementara untuk yang belum mendapatkan BPNT akan diberikan Bansos Rastra yang menandakan bahwa penerima program secara gratis tanpa membayar apapun dengan jumlah Beras sebanyak 10 kg/bulan/KPM.”

Sebab itu, Sosialisasi dan Rapat Kerja ini, sangat penting untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Rastra Tahun 2017 dan permasalahan yang dihadapi serta Pelaksanaan Penyaluran Bansos Rastra dan BPNT tahun 2018 yang akan dikelola oleh Tikor Bansos Rastra Provinsi Maluku Tahun 2018 dan akan ditindaklanjuti oleh Kabupaten/kota se-Maluku bekerja sama dengan Perum Bulog dalam meningkatkan efektivitas Program Bansos Rastra dan BPNT di Provinsi Maluku maupun kabupaten/kota. “Saya berharap kepada seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga upaya kita bersama untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat terutama keluarga yang berpendapatan rendah dapat terwujud,” kata dia. (YAS)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

To Top