Hukrim

Miliki 305 Paket Ganja Siap Edar, Warga Talake Divonis 7 Tahun Penjara

Rakyat Maluku – PENGADILAN Negeri (PN) Ambon menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada warga Talake, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Franky Berhitu alias Anky (42), selama tujuh tahun dan membayar denda Rp 800 juta subsider lima bulan kurungan. Sebab, perbuatan terdakwa Anky terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan memilki 305 paket ganja kering yang siap untuk di edarkan.

“Menyatakan, perbuatan terdakwa Franky Berhitu alias Anky terbukti bersalah melanggar Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 148 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” ucap Ketua Majelis Hakim Herry Setiabudi, didampingi dua hakim anggota Philips Panggalila dan Lucky Kalalo, saat membacakan amar putusannya di PN Ambon, Kamis, 19 April 2018.

Terhadap putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Elsye B Leunupun dan terdakwa melalui penasehat hukumnya, Marchel J Hehanussa, sama-sama menyatakan pikir-pikir untuk melakukan upaya hukum banding. Sebab, hukuman yang dijatuhi majelis itu mengabulkan seluruh tuntutan JPU.

JPU dalam dakwaanya menjelaskan, penangkapan terhadap terdakwa di kediamannya di Talake oleh petugas Resnarkoba Polres Pulau Ambon dan P.p Lease, Kamis, 9 November 2017, sekitar pukul 11.00 Wit, bermula dari penangkapan terhadap rekan terdakwa, Tesken (dalam BAP terpisah).

“Saat ditangkap, dua petugas Resnarkoba Polres Pulau yakni saksi Briptu Samali Pole dan rekanya Arman Matulessy menemukan narkotika jenis ganja sebanyak 10 paket. Dan dari hasil itrogasi, Tesken mangakui bahwa ganja tersebut di peroleh dari terdakwa Anky,” ungkap JPU Elsye.

Selanjutnya saksi Samali Pole, saksi Arman Matulessy dan saksi Tesken mendatangin kediaman terdakwa dan melakukan penangkapan terhadap terdakwa. Saat ditanya barang bukti di saksi Tesken, terdakwa mengakuinya bahwa barang bukti 10 paket ganja itu miliknya.

Kemudian saksi Samali Pole dan saksi Arman Matulessy kembali menanyakan ganja sisa yang terdakwa simpan didalam kamar dan dibelakang rumahnya. Tanpa basa-basi, terdakwa pun menyerahkan ganja sisa yang disimpannya, yakni 305 paket yang dibungkus plastik bening ukuran kecil, yang masing-masing plastik tersebut berisikan bagian-bagian tumbuhan kering ganja, sedangkan empat plastik bening ukuran sedang berisikan biji-bijian ganja dan satu buah kaleng gudang garam merah yang didalamnya berisikan daun-daun kering ganja.

“Kepada petugas, terdakwa mengaku bahwa seluruh barang bukti itu didapatnya dari seseorang bernama Guru yang beralamat di Papua (Jayapura),” jelas JPU. (RIO)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

To Top