Politik

Lima Bakal Calon Anggota DPD RI Resmi Sampaikan Berkas Ke KPU

Rakyat Maluku – LIMA bakal calon anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI secara resmi telah menyampaikan berkas administrasi lamarannya kepada pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah, Provinsi Maluku, di Tantui, Kota Ambon, Selasa, 24 April 2018. Kelima orang yang sudah menyampaikan lamarannya untuk diverifikasi menjadi calon anggota DPD-RI secara administrasi itu; Elvis Lahalo, M Suhfi Majid, Junaidi Rupilu, Zulkarnain Awat Amir, dan Novita Anakota. Berkas dari kelima orang ini, dinyatakan telah memenuhi persyaratan administrasi awal, dan telah diterima langsung oleh KPU Maluku guna diproses.

Sejak dibuka pendaftaran pada tanggal 9 April 2018 lalu, pendaftar yang telah mengambil formulir sebanyak 32 orang. Dan, baru lima orang yang mengembalikan berkas administrasinya kepada KPU Maluku. Untuk proses pendaftaran, akan berlangsung hingga 21 Juni 2018 mendatang. Sebab itu, masih ada waktu beberapa bulan lagi, bagi para pendaftar yang sampai saat ini belum mengembalikan berkasnya. Lima pendaftar yang telah melaporkan administrasinya tersebut, secara langsung diberikan hak pengguna administrasi online berupa user dan parsword, guna mengisi jumlah minimal dukungan, sesuai waktu yang telah ditetapkan laman online KPU.

Komisioner KPU Maluku, Almudatsir Sangadji, mengakui, sampai saat ini baru menerima kelima pendaftar tersebut, yang telah diberikan hak menggunakan user dan password pendaftaran sebagai bakal calon anggota DPD-RI dari Dapil Maluku. Berkas yang sudah diterima oleh KPU tersebut, kata Almudatsir, selanjutnya akan diproses sesuai tahapan dan mekanisme yang ada KPU. “Dimana semua data akan dilihat secara detail. Dalam proses penyerahan itu, yang harus diperhatikan adalah jumlah dukungan yang diserahkan harus di atas syarat minimal dukungan,” jelas dia.

Ia menjelaskan, jumlah sebarannya pun harus memenuhi syarat minimal yakni dari 6 dari 11 Kabupaten/Kota yang ada di Maluku dengan jumlah minimal 2000 dukungan KTP. Kemudian kita melakukan pengecekan terhadap yang sudah diunggah berupa softcopy asli di sistim informasi perseorangan (SIP) peserta Pemilu. Karena sesuai ketentuan itu wajib diunggah, setelah itu baru kemudian diserahkan.

“Jadi yang kita lakukan itu adalah pengecekan terhadap yang sudah diunggah jumlahnya dan yang diserahkan dalam bentuk hardcopy, bahwa jumlahnya sama atau tidak.” Lanjut dia, yang dikembalikan hari ini, ada yang sifatnya perbaikan teknis terhadap jumlah hardcopy, yang kurang terhadap softcopy atau juga sebaliknya. Misalnya, kalau ada hardcopynya kurang, maka harus ditambah sesuai dengan jumlah softcopy, dan jika misalnya softcopynya kurang, maka SIPnya akan kita buka.

Karena perbaikan terhadap itu, karena pada saat terkonek, maka akan langsung terkunci.

“Jadi perbaikan dari softcopy ke hardcopy itu harus dilalui dengan status yang sudah ok itu dikembalikan lagi untuk kemudian dilengkapi.” Dikatakan, dari sebanyak 32 yang mengambil user itu, baru terdapat 5 orang yang menyerahkan dukungannya, yakni Elvis Lahalo, Suhfi Majid, Junaidi Rupilu, Zulkarnain Awat Amir dan juga Novita Anakota. Sementara untuk Max Yoltuwu itu masih dalam tahap perbaikan.

“Penutupan proses penyerahan dokumen Pencalonan ini tanggal 26 April 2018, dan kami akan lanjutkan dengan proses Verifikasi Administrasi kemudian setelah selesai baru akan dilanjutkan kembali ketahap verifikasi faktual. Dan selanjutnya dilakukan penetapan calon DPD RI 2019 mendatang,” simpul dia.(R1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

To Top