Hukrim

Korupsi Proyek Pelabuhan Jawalang MBD, MA Vonis Samuel Angky 4 Tahun Penjara

Rakyat Maluku – MAHKAMAH Agung (MA) RI menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada Direktur CV Surya Naga Mas, Samuel Angki, selama empat tahun, denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan, dan membayar pengganti sebesar Rp 186.630.000 subsider satu tahun kurungan.Sebab, perbuatan terpidana Samuel Angki terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi proyek pembangunan lanjutan ruang tunggu Pelabuhan Jawalang, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) tahun 2013  sebesar Rp 186.630.000 dari total anggaran sebesar Rp 450 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU).

“Petikan putusan sudah diterima dan disampaikan kepada kedua pihak baik, jaksa maupun terdakwa. Amar putusannya menyatakan membatalkan putusan pengadilan tingkat bahwa dan mengadili sendiri,” ucap Humas Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Ambon, Herry Setiabudy, kepada wartawan, di ruang kerjanya, Jumat kemarin.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Sammy Sapulette, saat dikonfirmasi koran ini, tadi malam, membenarkan adanya petikan putusan tersebut. Menurutnya, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) MBD Cabang Wonreli sudah mengantongi petikan putusan tersebut dan siap menjalankan eksekusi terhadap terpidana.

“Petikan putusannya sudah di kantongi oleh Cabajari setempat. Selanjutnya akan dilaksanakan prises eksekusi saja,” akui Sammy.

Untuk diketahui, proyek yang menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 186.630.000 itu di akibatkan adanya pekerjaan yang tidak sesuai bestek. Diantaranya, kekurangan volume pekerjaan yang ditangani terpidana pada pemasangan lantai keramik berukuran 40 x 40 cm, lantai keramik 20 x 20 cm, pemasangan paving block, serta pemasangan instalasi air dan pengadaan profil tank penampung air.

Dalam RAB, kontraktor harus menyiapkan dua profil tank berukuran 1.000 liter dan dua menara penyangga, tetapi yang dibeli hanya satu profil tank berukuran 2.200 liter dan dibuat satu menara. Sedangkan instalasi pipa yang dipasang dari tangki penampungan air ke enam kamar mandi sudah terpasang. Kemudian untuk penggerukan tanah, dalam kontrak seharusnya sedalam 27 cm, tetapi yang dikerjakan oleh terpidana hanya setebal 15 cm. (RIO)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

To Top