Berita Utama

Kapolda: Yang Ikut Pilkada Bukan Lagi Anggota Polri

KAPOLDA Maluku Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi, Andap Budhi Revianto, menegaskan jika ada anggota Polri yang maju bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) maka dia bukan lagi anggota Polri.

Penegasan ini disam­pai­kan Kapolda saat ber­te­mu dengan wartawan di acara Coffee Morning ber­sama sejumlah pers, Jumat 23 Maret 2018. Menurut Ka­­polda kalau memang ada pembentukan opini dan se­gala macam, mengenai ke­­terlibatan oknum anggota Polri di Pilkada khususnha di Maluku itu tidaklah be­nar.

“Sekali lagi saya te­gaskan sudah menjadi kebijakan pimpinan (Polri) kita, siapa yang masuk dalam Pilkada setelah ditetapkan sebagai calon sudah bukan anggota Polri lagi, kemudian mekanisme, kan ada panitia pengawas, kalau memang ada seperti itu silahkan laporkan ke Panwas,” tandas Kapolda.

Selain itu menurut Kapolda, Polisi aktif kan tidak bisa terlibat politik. “ Ada wasit, kalau ada yang miring, lapor ke wasit,” tegas Kapolda.

Sebagaimana diketahui untuk Pilkada Maluku salah satu calon gubernur yang ikut bertarung adalah mantan Dankor Brimob Polda Maluku Irjen Polisi Murad Ismail.

Dikhawatirkan masuknya Murad Ismail yang juga adalah mantan Kapolda Maluku itu, netralitas Polri di daerah seribu pulau ini dalam melalukan pengamanan termasuk Pilkada akan terpengaruh. (AAN)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

To Top