Ambonesia

Bendahara PTKIN se-Indonesia Gelar FGD di Ambon

GUNA meningkatkan eksistensi kerja-kerja di tingkat perbendaharaan, terutama untuk peningkatan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan, maka Forum Bendahara Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), mengadakan Forum Grup Discussion (FGD) Bendahara PTKIN seluruh Indonesia Tahun 2018. Kegiatan yang sudah menjadi agenda tahunan para bendahara PTKIN ini digelar di SwissBell Hotel, Kota Ambon, Jumat, 20 April 2018.

Rektor IAIN Ambon, Dr. Hasbol­lah Toisuta, M.Ag, mengawali sam­bu­tannya mengapresiasi pelaksa­naan kegiatan FGD Bendahara PT­­KIN se-Indonesia yang berlangsung di Kota Ambon ini. Kiranya, ka­ta Rektor, lewat pelaksanaan FGD Ben­dahara PTKIN ini, dapat melahir­kan rekomen­­dasi untuk pe­ker­jaan-pekerjaan bendara di lingkup PTKIN yang lebih baik.

“Kiranya FGD ini menghasilkan rumusan-rumusan yang konstruktif, khususnya dalam aspek pengelolaan keuangan dan kebendaharaan PTKIN. Forum Bendahara ini bisa berkoordinasi bersama dalam rangka bagaimana mengangani hal-hal yang berkaitan dengan audit laporan keuangan, dan hasil tindaklanjut dari laporan keuangan itu sendiri,” pesan Rektor.

Bagi Rektor, seorang bendahara selain dituntut integritas dan kejujuran, juga harus lebih peka terhadap apa yang berkembang di lingkungan masing-masing wilayah Satker. Karenanya, pelaksanaan kegiatan ini menjadi sangat penting guna mengevaluasi tugas-tugas dari para bendahara dalam melayani masyarakat khususnya di lingkungan PTKIN.

Sementara itu, Kasubag Verifikasi Bagian Keuangan Ditjen Pendis Kemenag RI, Ratnawati Yusuf, M.Si., di sela-sela acara ini menyatakan, pelaksanaan Forum FGD Bendahara PTKIN se-Indonesia ini, merupakan kesepakatan forum pada kegiatan tahun lalu, yang mana, sebagian dari para peserta ingin agar pelaksanaan kegiatan ini berlangsung di Kota Ambon. Dari alasan itulah, Kota Ambon kemudian ditetapkan menjadi tuan rumah, dan kini dilaksanakan.

Kegiatan ini sendiri, bagi dia, bertujuan untuk menyatukan seluruh persepsi para bendara dan sekaligus untuk ajang silaturahmi antar para bendara. “Dalam kegiatan ini, kita ingin agar para bendaharawan terutama di PTKIN lebih profesionalitas dalam melaksanakan pekerjaan. Dan, agar keuangan lebih akuntability, terutama karena banyak PTKIN yang sudah mulai masuk ke BLU. Dan, untuk ini kita harus lebih hati-hati, agar tidak mendapatkan masalah dalam pengelolaan keuangan di kemudian hari. Silaturahmi, saling bertukar pikiran untuk bagaimana merumuskan masalah, ketika menemukan kendala atau problem-problem selama menjadi bendahara,” pesan dia.

Ke depan, harap Ratnawati, para bendahara ini lebih kompak, dan lebih banyak meningkatkan pengetahuan, sehingga dapat mengelola keuangan yang akuntabel dan transparan, agar Kemenag RI akan menjadi lebih baik lagi dalam hal pengelolaan keuangan. FGD Bendahara PTKIN se-Indonesia ini diikuti oleh peserta sebanyak 168 orang dari seluruh PTKIN se-Indonesia. FGD akan berlangsung hingga tanggal 22 April 2018 mendatang. (WHL)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

To Top