Berita Utama

Assagaff: Buru Penopang Kemenangan Saya

CALON Gubernur (Cagub) Maluku No­mor Urut 1, Said Assaggaff, me­nga­ku sangat berterima kasih kepada mas­­­­yarakat yang ada di Pulau Buru karena telah menjadi penentu ke­me­nangannya dalam Pilkada Maluku lima tahun silam.

“Saya berterima kasih kepada rak­yat Pulau Buru, karena rakyat pu­lau Burulah yang telah menjadikan saya sebagai Gubernur Maluku, baik Kabupaten Buru maupun Kabupaten Bursel, saat itu ketika suara masuk dari Bursel dan Buru, itu yang menjadikan saya Gubernur Maluku,” ujar Assagaff di hadapan ribuan pendukungnya dalam orasi kampanye terbatas, Senin, 26 Maret 2018, yang berlangsung di alun-alun Kota Namrole, Kabupaten Buru Selatan.

Atas pengalaman baik itu, Assaggaff kembali me­naruh harapan besar kepada rakyat Pulau Buru saat Pilkada Maluku nanti.

“Tanggal 27 Juni 2018 nanti, saya minta dua kabu­paten ini akan menopang saya lagi untuk menjadi gubernur kedepan. Itulah harapan saya,” tandas Assagaff.

Pada kesempatan tersebut, Assagaff mengatakan Juni nanti adalah pesta demokrasi untuk memilih pemimpin Maluku kedepan. Artinya, itu pesta rakyat, sehingga tidak boleh ada rakyat yang merasa takut, rakyat harus gembira, senyum.

“Jangan rakyat difitnah, berikan yang terbaik untuk rakyat. Maka itu, jika ada tendensi, kalau ada yang coba menekan rakyat, lawan. Ini hak saudara-saudara semua untuk mencari pemimpin terbaik untuk bawa Maluku kedepan yang lebih baik, bawa Pulau Buru kedepan yang lebih baik, bukan ditakuti-takuti oleh siapa pun dia. Bukan lagi zamannya sekarang, anak-anak sekarang bilang di zaman now ini, kita punya hak untuk memilih pemimpin yang terbaik,” kata orang nomor satu di Maluku ini.

Assagaff mengaku, membangun Maluku tidaklah gampang. Tidak hanya bicara-bicara hoax. Tidak hanya bicara-bicara parlente (bohong), bicara dengan data.

“Orang Maluku sudah pintar, karena apa, sejak lima tahun lalu saya membangun pendidikan dan kesehatan. Tidak boleh lagi ada anak-anak Maluku yang tidak pintar, harus pintar. Tidak boleh ada lagi anak-anak Maluku yang tidak sehat, harus sehat semua. Mereka harus lebih pintar dari orang tuanya, lebih pintar dari Wakil Bupati, lebih pintar dari Bupati, dari Gubernur, karena itu pendidikan kita dorong, kesehatan kita dorong dan pariwisata kita dorong untuk kabupaten ini,” ujar Assagaff.

Menurutnya, sangat naif jika ada pihak-pihak tertentu yang menyebarkan isu-isu bahwa selama ini tidak ada pembangunan di Maluku.

“Mereka mengatakan tidak ada pembangunan selama lima tahun, itu orang buta. Mereka tidak tahu pagi ini orang makan pagi di Namrole, naik pesawat ke Ambon, sampai ke Jakarta, malam jam delapan orang Namrole sudah bisa makan di Tokyo, orang Namrole sudah bisa makan di Sidney, Australia. Betul, tidak,” tutur Assagaff.

Iapun menjelaskan bahwa dalam kepemim­pinan­nya ada sejumlah capaian keberhasilan, diantaranya indeks pembangunan manusia di Maluku naik terus, indeks demokrasi rakyat Maluku nomor satu di Indonesia, indeks kebahagiaan orang Maluku nomor dua di Indonesia, toleransi kehidupan beragama Maluku nomor tiga sekarang setelah Bali dan NTT.

“Dua tahun lagi Maluku akan nomor satu toleransi kehidupan beragama. Tahun depan saya akan bangun kampung multi etnis, multi agama, semua agama-agama tinggal di kampung itu,” tandas Assagaff.

Menurutnya, Maluku sudah maju, sudah terbuka. Maluku tidak boleh mundur lagi. Harus maju. Karena itu cari pemimpin yang mau bangun Maluku dengan hati, karena hanya orang-orang yang hati bersih akan jadi pemimpin di Maluku.

“Ini negeri raja-raja, negeri orang-orang suci, orang-orang bersih, karena itu bangun dengan hati,” ujarnya.
Katanya lagi, pihaknya tidak main-main bangun negeri ini. Insya Allah tidak lama lagi, dari daerah Bara sudah terhubung sampai ke Kepala Madan.

“Kita akan bangun terus Kepala Madan turun ke Namlea, trus sampai di Namrole. Seluruh jalan kita hotmix. Pulau Buru ini kita akan kembangkan sebagai lumbung pertanian untuk Indonesia yang baru lagi. Buru akan kita jadikan lumbung ternak, kalau musim ombak nelayan tidak ke laut, bisa pelihara ternak, ini nengeri yang subur,” janjinya.
Bahkan, Assagaff yakin satu ketika, mulai dari Selatan, Tenggara sampai ke Buru, semua akan terang benderang sama dengan Kota Dubai dan Abudhabi.

Ia pun menjelaskan kenapa memilih Andarias Rentanubun sebagai Wakilnya di Pilkada Maluku karena menurutnya Andarias adalah orang baik.

“Kenapa saya pilih Wakil Gubernur Maluku Pak Andre karena beliau orang yang santun, sabar, tidak pernah marah orang, coba tanya, beliau sekarang masih cuti sebagai Bupati Maluku Tenggara. Apa kira-kira saya kalah di Maluku Tenggara dan Tual?,” tutur Assagaff.

Mengakhiri orasinya, Assaggaf yakin akan terpilih lagi sebagai Gubernur Maluku, sebab saat ini ia lebih kuat dari lima tahun lalu.

“Gampang-gampang saja Bapak Ibu, lima tahun lalu saya Wakil Gubernur Maluku saya bisa jadi Gubernur apalagi sekarang saya Gubernur. Ketua tim pemenangan saya delapan Bupati dan Walikota, dua Wakil Bupati yang ketua tim, masa saya mau kalah. Mengapa Bupati dan Wakil Bupati mau jadi Ketua Tim? Karena mereka tahu saya, mereka tahu apa yang sudah saya perbuat,” kata Assagaff.

Terlebih lagi, hasil survey yang telah dirilis oleh Media Survei dan Strategi (MSS) pun menempatkan SANTUN akan menang mutlak di Pilgub Maluku.

“Hasil survey yang telah dirilis kemarin saya menang telak di Kepulauan Aru, lebih dari 70 persen di Aru.  emenangan kedua di Kabupaten Buru mendekati 64 persen dan Kabupaten Bursel 56 persen. Saya bilang Wakil Bupati (Buce Seleky-red), tidak main-main, survey bulan depan harus naik jadi 60 persen,” tandas Assagaff. (YUL)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

To Top