Berita Utama

3 Bandar Togel Diringkus Polisi Di Tawiri

Rakyat Maluku – PEMBERANTASAN terhadap judi toto gelap (Togel) di Kota Ambon, terus digalakan Kepolisian Daerah (Polda) Maluku. Hal ini dibuktikan dengan ditangkapnya 3 bandar Togel di Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Remond Tuhumuri (34), Salman Dapubeang, (34) serta Arfan Marikar (43), Sabtu, 21 April 2018.

Yang menangkap Remon Tu­humuri dan Salaman Dapubeang, serta Arfan Marikar, adalah Tim Tindak Subdit 3 Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku, pim­pinan Ipda Bara Pratama. Bara Pratama juga yang menangkap bandar Togel di Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Sabtu, 14 April 2018 lalu, yaitu Herry Tulus Parulingan Manulang, dan Yohanes Benhard.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Maluku Komisaris Besar (Kombes) Polisi Muhammad Roem Ohoirat mengatakan, tim dipimpin Ipda Bara Pratama . Sebelum penangkapan, tim terlebih dahulu melakukan pengintaian di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Ketiganya diringkus tim Tindak Subdit III pimpinan Ipda Bara Pratama di Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon. Sementara satu bandar besar lainnya kabur setelah digerebek, Sabtu, 21 April 2018.

Kabid Humas Polda Maluku Komisaris Besar (Kombes) Polisi Muhammad Roem Ohoirat menje­laskan, tertangkap bandar Togel setelah pihaknya melakukan penyelidikan atas informasi yang didapat dari masyarakat mengenai beredernya kupon putih di Kecamatan Teluk Ambon.

“Setelah anggota mendapatkan kabar penjualan Togel di Tawiri, Tim Tindak Subdit III langsung bergerak menyelidiki. Hasilnya, dua orang ditangkap. Anggota juga amankan barang bukti dari ketiga pelaku, seperti uang sebesar Rp4.900.000, bolpoint, 6 lembar kode Togel, 5 buah buku kupon putih, 2 gulung kertas nomor Togel, 14 buah buku yang sudah ditulis, 50 lembar arsip kupon, dan 74 buah buku kupon putih yang belum ditulis,” tutur Ohoirat kepada wartawan, Minggu, 22 April 2018.

Berhasil mengamankan Remond Tuhumuri, war­ga Tawiri, dan dua orang asal Laha, yaitu Salman Dapubeang, serta Arfan Marikar, tim pun menginterogasi mereka. Keterangan diperoleh Subdit III Ditreskrimum, ternyata bukan tiga orang ini saja, tapi ada bandar besar yang mengendalikan judi Togel. Sayang, bandar tersebut saat digerebek polisi.

“Tim kemudian melakukan pe­ngembangan dan mengarah pada seorang bandar besar. Namun, dilakukan penggerebekan, yang bersangkutan meloloskan diri, dan dikejar anggota tapi tak berhasil. Nanti yang bersangkutan (pelaku, red) akan diterbitkan DPO (Daftar Pencarian Orang),” jelasnya.

Ketiga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus judi Togel, dan telah dikurung di rumah tahanan (Rutan) Polda Maluku untuk proses selanjutnya. (AAN)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

To Top