Oknum Pegawai Honorer BKKBN Ambon Diduga Bandar Narkoba – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Oknum Pegawai Honorer BKKBN Ambon Diduga Bandar Narkoba

Kapolres Ambon AKBP Sutrisno Hadi Santoso memberi keterangan terkait pe­nangkapan enam orang tersangka kasus narkoba yang dihadirkan besama barang bukti berupa sabu dan ganja milik masing-masing tersangka saat menggelar Press Release di Mapolres Ambon, Senin 22 Januari 2018.

SALAH seorang pegawai honorer di Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kota Ambon, Stevanus Siwalette (SS) ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, karena diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu-sabu. SS ditangkap Kamis, 18 Januari 2018 sekitar pukul 21.00 WIT di kediamannya di Desa Alang, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). Dari dia, polisi mengamankan 10 pake ganja siap edar serta uang tunai Rp2.750.000.

“Dia (Stevanus Siwalette) merupakan pegawai honerer di salah satu satu instansi dan dia diduga sebagai bandar sabu. Kita amakankan barang bukti berupa 1 paket besar seberat 50.78 gram, paket sedang 10.60 gram dan 8 paket kecil 5.80 gram,” kata Kapolres Ambon AKBP Sutrisno Hady Santoso, kepada wartawan saat mengelar konfrensi pers di Mapolres Ambon, Senin, 22 Januari 2018.

Ditangkapnya warga Allang ini, berdasarkan hasil pengembangan penyedikan dari Roland M Pattiradjawane (RP) .
Pemuda Jalan Setiabudi, Kelurahan Ahusen, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, ditangkap depan Kantor Kelurahan Ahusen, Kamis 18 Januari 2018 sekitar pukul 16.00 WIT.

“Setelah RP ditangkap, kita kembangkan dan mengarah ke SS. Jumat malam itu anggota langsung menuju Allang dan menangkap SS. Kalau dari RP ditemukan sabu 6 paket dan uang tunai Rp2 juta,” jelas Kapolres. Selain mereka, lanjut Kapolres, anggota Satresnarkoba juga tangkap L, DT, RL, dan FB.

“Empat warga ini ditangkap pada tiga lokasi berbeda di kota Ambon. L diamankan di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional Provinsi Maluku pada, dengan 1 paket sabu, DT pada tanggal 1 Januari. Ditangan tersangka anggota amankan 10 paket ganja dan RL, FB di Wailela, Rumahtiga pada tanggal 10 Januari,” ucap Kapolres.

Barang yang diperoleh para tersangka, itu dari Jakarta dan Makassar. Pengiriman melalui jasa pengiriman kilat.

“Narkoba yang beredar di Kota Ambon merupakan narkoba dari Jakarta. Berbagai cara para tersangka ini mendatangkan barang haram ini. KIta memperketat semua jalur masuk narkoba di ambon,” tandas Kapolres. (AAN)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

--- CONTOH IKLAN
To Top