Jaksa Cecar Saksi Soal Penyemprot Anti Rayap – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Jaksa Cecar Saksi Soal Penyemprot Anti Rayap

– Korupsi Proyek Terminal Transit Passo

TIM Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku melakukan pemeriksaan terha­dap Direktur PT. Rahayu Aloan Mainsyo inisial ST, sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Terminal Transit Tipe B di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon Tahun Anggaran 2008 – 2009 yang bersumber dari APBD Kota Ambon sebesar Rp 26 miliar.

Men­urut Kasi Penkum Kejati Maluku, Samy Sapulette, pemeriksanaa saksi tersebut untuk melengkapi berkas perkara tiga tersangka di tahap penyidikan. Yakni, Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan (PPTK) Dishub Kota Ambon sejak tahun 2007 – 2011, Angganoto Ura, yang saat ini menjabat Asisten I Sekertaris Kota Ambon, Jhon Lucky Metubun selaku konsultan pengawas, dan Amir Gaus Latuconsina selaku rekanan pelaksana.

“Ia benar, hari ini (kemarin, red) telah dilaksanakan pemeriksan saksi Direktur PT. Rahayu Aloan Mainsyo inisial ST untuk kelengkapan berkas perkara tersangka ditahap penyidikan,” ucap Samy, kepada wartawan, di ruang pers Kantor Kejati Maluku, Senin, 22 Januari 2018. Dijelaskan, dalam pekerjaan yang berlangsung selama dua jam, sejak pukul 10.00 – 12.00 Wit, saksi ST dicecar 13 pertanyaan oleh Jaksa Penyidik I Gede Widhartama menyangkut tupoksi perusahannya sebagai penyomprot anti rayap.

“PT. Rahayu Aloan Mainsyo adalah perusahan penyomprot anti rayap, sehingga saksi ST selaku direktur perusahan ditanya seputar hal tersebut,” jelas Samy. (RIO)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

--- CONTOH IKLAN
To Top