Dirjen Bina Marga Resmikan Gedung Pemantau JMP – Rakyat Maluku
DAERAH

Dirjen Bina Marga Resmikan Gedung Pemantau JMP

Dirjen Bina Marga Kementrian PU-PR Republik Indonesia, Dr. Ir. Arie Setiadi Moerwanto, saat menandatangani prasasti pengresmian gedung pemantau JMP, Senin. 22 Januari.
  • Berharap JMP Jadi Ikon Kota Ambon

DIREKTUR Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementrian PU-PR Republik Indonesia, Dr. Ir. Arie Setiadi Moerwanto, Senin 22 Januari kemarin meresmikan pengoperasian gedung pemantau Jembatan Merah Putih (JMP) yang terletak di kawasan Tantui, Ambon.

Hadir dalam pengresmian itu, Kepala Dinas PU Maluku, Ir. Ismail Usemahu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan dan Jembatan Nasional Maluku Maluku Utara dan sejumlah pejabat di lingkup Dinas PU dan Balai Jalan.

Dirjen Bina Marga kepada wartawan usai pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti pengresmian gedung mengatakan, pembangunan gedung pemantau JMP adalah sebuah langkah maju, karena selama ini biasanya pihaknya dikritik bahwa hanya bisa membangun tetapi tidak bisa memelihara.

‘’Jadi dengan pembangunan gedung pemantau ini diharapkan dapat menjaga dan memelihara keberadaan JMP,’’ tandasnya.

Menurutnya, gedung pemantau JMP yang baru diresmikan memiliki fasiltas yang cukup canggih, selain gedungnya cukum mewah. Karena itu dia harapkan agar fasilitas yang ada bisa dijaga dengan baik agar dapat meningkatkan pemeliharaan jembatan.

‘’Tadi kami sudah diskusi juga dengan kepala dinas dan teman-teman dari balai, alangkah baiknya kalau dikawasan ini juga kita kembangkan menjadi ikon bagi Kota Ambon sebagaimana contoh jembatan di Sidney Australia yang menjadi pusat kegiatan masyarakat sehingga nantinya sebagian dana dari kegiatan-kegiatan ini bisa dipakai untuk pemeliharaan jembatan ini karena memang cukup mahal,’’ tandasnya.

Ia menerangkan, kalau terkait penyelamatan jembatan ini sendiri dananya dari kementrian PU tetapi dari sisi beatification-nya bisa menggunakan dana dari kegiatan-kegiatan tersebut. Sementara itu, Satker Jembatan Merah Putih, Stenly Stenly Tuapattinaja kepada wartawan mengakui, pihaknya punya alat-alat yang cukup lengkap dalam pemeliharaan jembatan.

‘’Kita punya mobil kendaraan teknis, bahkan alat pemantau jembatan untuk mengetahui kesehatan jembatan. Kita juga punya gedung yang hari ini diresmikan, sehingga secara konsep jembatan bentang panjang, ini bisa dikatakan yang terlengkap. Karena itu sesuai apa yang dikatakan tadi oleh pak Direjen, untuk kedepan kita harus lebih konsern lagu dalam memelihara peralatan yang ada agar bisa menjadi contoh bagi daerah lain,’’ tandas Tuapattinaja.

Ia juga mendukung pernyataan Dirjen terkait akan dijadikan JMP dan wilayah sekitarnya sebagai ikon bagi Kota Ambon. ‘’Ya sebagai orang Ambon kami juga berharap seperti itu, lokasi di sini bisa dijadikan tempat kegiatan-kegiatan, karena itu kami juga berharap agar badgeting dari kementrian untuk mempercantik wilayah sekitar jembatan ini agar bisa menambah inkam,’’ demikian Stenly Tuapattinaja. (NAM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

--- CONTOH IKLAN
To Top