Korupsi Pembelian Lahan BPJN Maluku, Berkas Lengkap, Tersangka Sadrach Ayal Segera Diadili – Rakyat Maluku
HUK-RIM

Korupsi Pembelian Lahan BPJN Maluku, Berkas Lengkap, Tersangka Sadrach Ayal Segera Diadili

TIM Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku mengagendakan pelimpahan mantan Kepala Tata Usaha (KTU) BPJN Provinsi Maluku – Maluku Utara, Sadrach Ayal, tersangka korupsi pembelian lahan di Desa Tawiri seluas 4485 meter persegi oleh BPJN IX Maluku – Maluku Utara tahun 2015, beserta barang buktinya ke Penuntut Umum (Tahap II) pada pekan depan. Sebab, berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Penuntut Umum.

“Sudah P21, tinggal dilakukan tahap II saja yang diagendakan pekan depan. Sehingga, perkara ini bisa segara dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan,” ucap Kasi Penkum Kejati Maluku, Samy Sapulette, saat dikonfirmasi koran ini, tadi malam.

Dijelaskan, dari hasil perhitungan audit oleh Tim Apresial dari KJJP Toha Surabaya yang kemudian ditelaah oleh Tim Auditor BPKP, ditemukan total kerugian keuangan negara yang diakibatkan tersangka Sadrach Ayal sebesar Rp 236 juta lebih dari total anggaran pengadaan lahan sebesar Rp 3 miliar yang bersumber dari APBN.

“Hasil kerugian negara ini sudah dilampirkan kedalam berkas berkara sebagai syarat kelengkapan berkas perkara ditahap penyidikan,” jelas Samy.

Untuk diketahui, pada tahun 2015, BPJN Provinsi Maluku – Malut mendapatkan alokasi anggaran pengadaan lahan sebesar Rp 3 miliar yang bersumber dari APBN. Kemudian Sadrach Ayal selaku Kepala Tata Usaha (KTU) BPJN Provinsi Maluku – Malut ditunjuk sebagai Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK).

Dalam pelaksanaannya, Sadrach Ayal diketahui telah menemui Hendro Lumangko selaku pemilik lahan seluas 4485 meter persegi di Desa Tawiri itu untuk membeli lahannya yang disepakti sebesar Rp 3 miliar pada Desember 2015, dengan NJOP permeter Rp 600 ribu. Dengan catatan pajak ditanggung Hendro.

Lahan seluas 4485 meter persegi itu awalnya dibeli Hendro Lumangko dari pemilik lahan pertama, yakni, Attamimi melalui calo Frangky Rumpeniak senilai Rp 1,6 miliar, dengan NJOP permeter sebesar Rp 300 ribu. (RIO)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

--- CONTOH IKLAN
To Top