Sepasang Kekasih Di Ambon Diduga Terlibat Curanmor – Rakyat Maluku
HUK-RIM

Sepasang Kekasih Di Ambon Diduga Terlibat Curanmor

Ilustrasi

FAZRIL aisupy (22) dan Asi Afrilya Patty (19), diringkus Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Pulau Ambon dan Pp Lease, Kamis 11 Januari sekitar pukul 20.30 WIT.Sepasang kekasih ini
ditangkap lantaran diduga terlibat pencurian motor di sejumlah wilayah di Kota Ambon. Dari keduanya, polisi mengamankan 5 unit motor.

Polisi telah menetapkan keduanya sebagai tersangka dalam kasus pencurian ini. Fazril Kaisupy dan Asi Afrilya Patty, merupakan mahasiswa.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) AKP Teddy mengatakan, tertangkapnya FK dan AAP, setelah Julio Ursepuny (24) melaporkan kehilangan motor Honda Beat yang diparkir di Lapangan Futsal Tantui, Rabu, 10 Januari sekitar pukul 20.30 WIT.

“FK dan AAP datang ke Lapangan Futsal, mereka berboncengan. Sampai depan RS Siloam, AAP tunggu dengan motornya seda ngkan FK masuk dan membawa kabur motor Beat milik korban,” kata Teddy kepada Rakyat Maluku, Selasa, 16 Januari.

Lanjut Kasat, Honda Baet yang dicuri keduanya, itu dilarikan ke Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), dan menyembunyikannya di sekitar RSU dr Ishak Umarella,” beber Kasat.

Besoknya, Kamis, 11 Januari, sambung mantan Kasatreskrim Polres Maluku Tenggara Barat (MTB), pria yang berdomisili di Perumnas, Desa Waiheru, Kecamatan Baguala, mengambil motor tersebut dan membawanya ke bengkel mengantikan rumah kunci “Malamnya tersangka ke MCM untuk belanja. Kebetulan korban mengenali motornya dan dia menghubungi polisi. Saat tersangka keluar MCM munuju motor, anggota langsung menangkapnya. Setelah dikembangkan kami akhirnya menangkap si wanita (AAP),” ungkapnya.

Sepasang kekasih ini melakukan aksi mereka di sepuluh tempat berbeda di Kota Ambon. AKP Teddy mengatakan, APP bertugas mengawasi TKP sedangkan FK, mencuri.

“Sudah kami tetapkan keduanya sebagai tersangka. Pria kami tahan sementara wanitanya tidak. Kasus ini tetap kami proses. Ada 10 motor yang mereka curi, 5 kami amankan yang lain dalam penyelidikan. Ada motor yang dijual melalui toko online,” tutur Teddy.

Kasat mengimbau kepada warga apabila merasa kehilangan motor, segera melapor ke pihaknya.  “Kalau ada yang merasa kehilangan motor segera melapor ke kami. Ini yang saya harapkan agar kasus ini bisa dikembangkan lagi,” tandasnya. (AAN)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

--- CONTOH IKLAN
To Top