Sukseskan Kongres HMI XXX Di Kota Ambon – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Sukseskan Kongres HMI XXX Di Kota Ambon

Abubakar Solissa

Kota Ambon ditunjuk sebagai tuan rumah kongres HMI Ke-XXX oleh forum kongres Ke-XXIX di Pekanbaru Riau tahun 2015-kemudian ditindaklanjuti lagi oleh Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam lewat forum pleno Ke-II di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten tahun 2017 yang secara aklamasi menetapkan kota Ambon sebagai satu-satunya tuan rumah kongres tanpa ada calon tuan rumah kongres yang lain.

Oleh: Abubakar Solissa
Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam, Periode 2016-2018

DIFORUM pleno PB HMI inilah fi­nalisasi keputusan itu dilakukan. Keputusan untuk menetapkan Ambon sebagai tuan rumah kong­res adalah sebuah apresiasi yang harus disyukuri oleh semua kaders HMI Cabang Ambon. Semen­jak organisasi ini didirikan tahun 1947, Ambon maupun Ma­luku secara keseluruhan tidak pernah kebagian jatah untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan kongres. Padahal, berbagai upaya untuk memperjuangkan Ambon sebagai tuan rumah kongres sudah dibunyikan sejak lama.

Dari kongres ke kongres, kader-kader terbaik HMI Cabang Ambon yang menjadi peserta kongres sudah menyuarakan agar kesempatan maha penting itu diberikan juga buat Cabang Ambon—tapi kesempatan itu tak kunjung juga datang, klimaksnya di forum kongres pekanbaru, pasukan HMI Cabang Ambon yang dipimpin oleh Fauzi Marasabessy berusaha mendobrak kembali, dengan mempertegas misi yang pernah diperjuangkan oleh para kader terdahulu.

Prosesnya dimulai dari inisiatif ketua umum (Fauzi Marasabessy) untuk membangun komunikasi dengan semua pihak. Belajar dari pengalaman sebelumnya, perjuangan untuk menjadikan Ambon menjadi tuan rumah kongres tidak bisa dilakukan sendirian, harus ada kerjasama dan melibatkan semua pihak.

Dibentuklah tim kecil yang secara langsung di pimpin oleh Marasabessy. Tim ini bergerak meng­galang dukungan dari berbagai pihak untuk memastikan kota Ambon harus menjadi tuan rumah kongres berikutnya. Dukungan pun mengalir dari berbagai pihak-mulai dari Gubernur Maluku, para Bupati, Walikota, Pangdam, Kapolda, bahkan juga tokoh agama dan masyarakat ikut memberikan pernyataan dukungan dan video sebagai bentuk keseriusan bersama dalam menyambut kongres ke-XXX di kota Ambon. Diinternal HMI sendiri, geliat komunikasi sangat intens dilakukan. Seakan tidak ada sekat yang mendikotomi para senior, semuanya bersikap responsif dan sangat setuju untuk kongres dilakukan di Ambon.

Para peserta seakan mendapatkan limpahan dukungan dan suport yang luar biasa. Berangkat dengan energy besar membuat Marasabessy dan peserta lainnya merasa optimis kalau perjuangan mereka tidak akan sia-sia. Hasilnya, peserta kongres secara bulat bersepakat untuk menerima proposal HMI Cabang Ambon untuk menjadi tuan rumah kongres.

TUAN RUMAH YANB BAIK
Jika tak ada aral melintang, pelaksanaan pem­bukaan kongres HMI Ke-XXX akan dihadiri dan di­buka secara langsung oleh presiden Republik Indo­nesia, Jokowi Dodo, pada tanggal 9-14 Februari 2018 mendatang. Kedatangan orang nomor satu di republik ini tentunya akan mendatangkan keman­faatan juga buat masyarakat Maluku. Disamping membuka kongres HMI, ada banyak agenda lain yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat Maluku akan terselip dan menjadi fokus Jokowi sebelum balik ke Jakarta.

Untuk itu, penting juga buat kita semua, terutama kaders HMI Cabang Ambon untuk memastikan bahwa pelaksanaan kongres ini berjalan dengan baik, sehingga ruang tanggung jawab yang diberikan buat kita bisa diisi dengan hal-hal yang positif. Jadikan kongres-kongres sebelumnya yang berakhir dengan menyisahkan masalah sebagai refleksi dan bahan evaluasi bersama.

Target kita selain menjadi tuan rumah yang baik, ada kemanfaatan lain yang bisa kita konstribusikan buat publik dengan menghadirkan image HMI yang lebih harmoni. Cabang Ambon harus menjadi role model tuan rumah kongres di masa-masa yang akan datang. Konflik dan kekisruhan yang tidak produktif harus kita minimalisir, biar perlu kita tinggalkan dari panggung kongres.

Kongres di kota Ambon harus menampilkan wajah intelektual sesuai dengan kultur berhimpun kita. Politik gagasan harus dikedepankan sebagai manifestasi nilai-nilai keber-HMI-an. Untuk itulah, sangat penting peran tuan rumah dalam memaksimalkan segala sumber daya yang ada, agar proses ini bisa berjalan sebagaimana harapan kita bersama. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

--- CONTOH IKLAN
To Top