Tak Direkomendasi, Huwae Kebanjiran Dukungan – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Tak Direkomendasi, Huwae Kebanjiran Dukungan

Edwin Huwae

KETUA DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Edwin Adrian Huwae, justu keban­juran simpati dan du­kungan, ken­dati ti­dak dire­komendasikan un­tuk berpa­sangan sebagai ba­kal calon wakil gubernur Maluku oleh partai banteng bermoncong putih itu.

Pantauan media ini, di media sosial, terutama facebok, banyak sekali simpati dan dukungan yang disampaikan kepada Huwae yang juga Ketua DPRD Maluku itu.

Kata-kata, politisi sejati, atau pimpinan berjiwa besar serta kata-kata lain yang mengimbau agar sebagai Ketua DPD PDI-P Maluku Huwae pasti taat pada perintah partai menghiasi beberapa postingan soal tidak diakomodirnya Huwae.

‘’Sebagai kader, pasti beliau sangat paham soal penugasan. Termasuk ketika rekom jatuh ke beliau untuk memimpin DPRD Maluku dari PDI-P. Dan apapun keputusan partai tetap wajib hukumnya untuk dikawal para fungsionarisnya,’’ begitu salah satu komentar dari akun dengan nama Bambang W, pada postingan Abdul Majid Latuconsina yang memosting foto Edwin dengan tulisan ‘’Kakanda tidak sendiri, kamis siap mendampingi senior.’’

‘’Pak Edwin Adrian Huwae adalah tokoh mudah PDI-P Maluku Yang sampai saat ini kami bangga dengan perjuangan beliau. Cinta Maluku adalah simbol beliau. Tetapi itulah dinamika polemik dalam percaturan politik. Salam sukses pak Ketua DPRD Maluku,’’ demikian ditulis pemilik akun Kiswan Facey Ipn.

Pimpred Kabar Timur, Ongkie Anakoda pun ikut menyemangati. ‘’Tetap semangat brooo. Du­nia belum runtuh,’’ tulis Ongkie.
Huwae memang tidak rugi dalam proses pen­calonan di pilgub Maluku ini. Sejak awal, dia sudah menyatakan sikapnya hanya akan maju bertarung jika berpasangan dengan petahana, Said Assagaff.
Sosialisasinya pun dilakukan tidak seberapa. Pantauan media ini, hanya ada satu balihio Ketua DPRD itu di perempatan antara Pengadilan Negeri Ambon dan Polsek Sirimau.

Kendati begitu, berdasarkan hasil survey Huwae berada di deretan nama-nama bakal calon wakil gubernur yang patut diperhitungkan. Tak heran, mantan pengacara ini menjadi incaran utama dari petahana, sehingga Assagaff begitu lama menggantung bupati aktif Maluku Tenggara Andreas Rentanubun, kendati nama Andreas ikut direkomendasikan berpasangan dengan Assagaff oleh Partai Golkar dan Demokrat.

Beberapa waktu lalu, dalam sebuah perbin­cangan, kepada Rakyat Maluku, Huwae katakan, apapun keputusan DPP PDI-P, terkait rekomendasi di Pilgub Maluku, semua pengurus dan kader harus terima. ‘’Saya dan pengurus serta kader PDI-P harus jalankan dan harus amankan dengan penuh tanggung jawab,” katanya. (NAM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

--- CONTOH IKLAN
To Top