Dibilang Cari Kerjaan, Jubir MI: Itu Hanya Candaan Khas Ibu Mega – Rakyat Maluku
POLITIK

Dibilang Cari Kerjaan, Jubir MI: Itu Hanya Candaan Khas Ibu Mega

DEWAN Pengurus Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan telah menyetujui pasangan Murad Ismail – Barnabas Orno sebagai bakal calon Gubernur Maluku – Wakil Gubernur Maluku Periode 2018-2022.

Rekomendasi itu diserahkan langsung oleh Ketua DPP PDIP Megawati Soekarno Putri di Jakarta bersamaan dengan rekomendasi PDIP untuk dua daerah lainnya di Indonesi yang akan terdata sebagai peserta Pilkada 2018. Dengan gabungnya PDIP, maka barisan pendukung pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno semakin tebal di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku.

Juru Bicara Murad Ismail, M.Azis Tuny menyatakan, total kursi yang terkumpul saat ini sudah berjumlah 21 seat. Terdiri dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) empat kursi, Partai Hanura empat kursi, Partai Kebangkitan Bangsa dua kursi, PKPI dua kursi, PAN satu kursi dan PDIP tujuh kursi. “Yang belum memberikan dukungan di Pilgub Maluku tersisa dua partai politik, yakni Gerindra dan PPP,” kata Azis Tuny melalui pesan singkat ke redaksi Rakyat Maluku tadi malam.

Jika PPP dan Gerindra telah mantapkan dukungannya untuk Pilgub Maluku maka dipastikan pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno akan segera melaksanakan deklrasi. Azis Tuny memprediksi, di awal tahun 2018, pasangan yang sudah mempopulerkan tegaline Mas Bro sudah bisa melakukan deklrasi.

“Jadwal deklarasi belum diputuskan, masih mengunggu sampai Gerindra dan PPP mengeluarkan rekomendasi,” ujar Azis.

Lambatnya kedua partai tersebut memutuskan rekomendasi ternyata mempengaruhi keputusan pasangan yang berlatar belekang Polri dan Kepala Daerah aktif untuk membentuk tim pemenangan Pilgub Maluku. Tapi lazimnya tim pemenangan pasangan Mas-Bro akan terdiri koalisisi partai politik, juga ada tim relawan dari masing-masing figur gubernur-wakil gubernur.

“Semua tim akan bekerja bersama untuk pemenangan pasangan kami,” akui Azis. Menyinggung isi pidanto Ketua Umum DPP-PDIP yang mengatakan Jendral Murad Ismail hanya mencari kerjaan jelang masa pensiunnya dinilai Azis sebagai candaan khas Ketua DPP PDIP ketika memberikan ceramah.

“Saya kira itu bagian dari candaan khas ibu Mega selaku Ketua Umum DPP PDIP di setiap pidatonya. Itu bukan sesuatu yang serius untuk ditanggapi,” nilai azis. (ARI)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

--- CONTOH IKLAN
To Top