Maluku Masih Kekurangan 28 Ribu Ton Beras – Rakyat Maluku
PRO-BISNIS

Maluku Masih Kekurangan 28 Ribu Ton Beras

– Gubernur: Pola Komsumsi Pangan Lokal Tak Akan Diubah

PROVINSI Maluku hingga saat ini masih kekurangan beras sebanyak 28ribu hingga 29 ribu ton beras. Yang menyebabkan daerah ini harus mengimportnya dari luar Maluku, seperti Makasar dan Surabaya. Oleh sebab itu, menurut orang nomor satu di Maluku, pola komsumsi pangan lokal masyarakat tidak boleh diubah.

Gubernur Maluku Said Assagaff, menaruh harapan besar agar 28 ribu hingga 29 ribu ton tersebut dapat dihasilkan dari ruas sawah irigasi 20 hektar yang ada di Pulau Buru dan Pulau Seram yang telah dicanangkan sebagai pola pangan nasional.

“Pulau-pulau kecil lainnya di Maluku akan kita kembangkan pangan lokal, “ ujarnya disela-sela kunjungan kerjanya di Kataloka, Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur, Jumat 8 Desember 2017.

Dijelaskan, sejauh ini untuk Maluku baru memiliki 20ribu hektar dan diharapkan bisa hasilkan minimal 30ribu ton sehingga tidak perlu lagi diambil dari luar. Menurut dia, kebutuhan masyarakat Maluku saat ini 128ribu ton per tahun.

“Kita belum capai itu. Yang baru dihasilkan dari sawah di Seram dan Buru hampir mencapai 100ribu ton,” jelasnya. Untuk memenuhi kebutuhan itu, Gubernur mengatakan Pemprov Maluku telah melalukan Momerandum of Understanding dengan Pemerintah Sulawesi Selatan, mencakup empat sektor penting salah satunya suplai kebutuhan beras dari Sulsel, karena biayanya jauh lebih murah dari Surabaya. (YAS)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

--- CONTOH IKLAN
To Top