Atasi Kelistrikan, Pemprov Maluku Siapkan Rp100 Miliar – Rakyat Maluku
AMBONESIA

Atasi Kelistrikan, Pemprov Maluku Siapkan Rp100 Miliar

PEMERINTAH Provinsi Maluku menyiapkan anggaran senilai Rp100 miliar, khusus untuk penanganan masalah kelistrikan di daerah kepulauan ini. Alokasi anggaran Rp100 miliar tersebut akan dipakai untuk proses pembangunan dan pembenahan masalah kelistrikan di daerah pedesaan.

Sebab, listrik masih menjadi masalah di hampir sebagian besar desa-desa yang ada di pelosok Maluku. Hal ini disampaikan Gubernur Maluku, Said Assagaff, kemarin.

Gubernur menjelaskan, pengalo­kasian anggaran pembangunan untuk listrik lewat APBD ini, setelah di­rinya melihat secara langsung kon­disi kelistrikan pada sejum­lah desa yang di Maluku yang pernah didatanginya. Di mana, dari be­berapa desa yang pernah didatanginya, belum diterangi oleh listrik dari PLN. Padahal, Maluku termasuk provinsi yang ikut dalam penentuan kemerdekaan Indonesia. Sayangnya, rakyat Maluku belum betul menikmati hasil kemerdekaan tersebut, termasuk salah satunya soal penerangan yang disiapkan oleh negara. “Dari APBD kita anggarkan untuk desa listrik. Agar satu masalah di Maluku bisa finish dan kita tidak menunggu lama,” jelas Gubernur.

Kata dia, salah satu solusi untuk masalah kelistrikan bagi daerah dengan kondisi geografis kepulauan adalah dengan biotermal. Dan Maluku sangat kaya akan biotermal. Untuk Pulau Ambon saja terdapat di Desa Suli, Tulehu, Waai, Tawiri, Larikw yang masing-masing mencapai 25 mega watt (MW). “Kota Ambon dan sekitarnya punya kebutuhan listrik 60-70 MW. Dengan adanya biotermal, maka bisa membantu kita.” Selain itu, kejutan lain adalah arus laut.

Dimana dari survey, daya tahan arus laut di Kabupaten Kepulauan Aru 24 jam non stop. “Waktu ketemu Menko Maritim kemarin, saya Mint tolong untuk jual potensi arus laut ini buat PLN atau investor.” Seyognya kata dia, jika semua ini dilakukan, maka angka kemiskinan yang cukup tinggi di Maluku bisa diturunkan. Jika menunggu share anggaran dari Kementrian ESDM terhadap masalah kelistrikan di Maluku, maka mungkin 2021 atau lebih baru bisa terselesaikan. (YAS)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top