KPU Maluku Siap Hadapi Gugatan HEBAT – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

KPU Maluku Siap Hadapi Gugatan HEBAT

– Alwi: Bagi KPU, Proses HEBAT telah Selesai

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Maluku siap menyampaikan keterangan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku terkait keberatan dari pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Maluku, Herman Koedoeboen – Abdullah Vanath terhadap hasil yang ditetapkan oleh KPU Maluku kepada pasangan tersebut.

Anggota KPU Maluku yang membidangi Teknis, La Alwi menegaskan, pihaknya telah siap menyampaikan laporan kepada Bawaslu atas hasil verifikasi administrasi terhadap berkas pendaftaran pasangan bakal calon Herman-Vanath yang maju sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku melalui jalur independen atau perseorangan.

Menurutnya, Sejak KPU menyatakan pasangan bakal calon dengan akronim HEBAT itu tidak memenuhi syarat jumlah minimal dukungan, maka bagi KPU Maluku sendiri prosesnya telah selesai. Karena pada saat KPU menghitung seluruh dokumen dukungan yang diajukan pasangan HEBAT ternyata hanya berjumlah 99.203 dukungan yang tersebar di kabupaten/kota yang dinyatakan sah, namun jumlah tersebut tidak memenuhi syarat minimum dukungan yang ditetapkan oleh KPU Maluku.

“Setelah kami melakukan penghitungan, dari semua dokumen dukungan yang diajukan ke KPU oleh pasangan calon, yang tercover hanya sebanyak 99.203 dukungan yang dinyatakan berhasil, namun tidak memenuhi syarat dukungan minimum yang ditetapkan PKPU yang mana syarat yang ditentukan itu harus sebanyak 122. 895 dukungan. Oleh sebab itu maka KPU mengeluarkan berita acara bahwa tidak memenuhi syarat,” ujar Alwi kepada Rakyat Maluku, Senin 4 Desember 2017.

Menyinggung soal pasangan HEBAT yang telah melaporkan KPU kepada Bawaslu, Alwi mengatakan pada prinsipnya bahwa apa yang dilaksanakan oleh KPU itu adalah hak kebebasan dari pasangan calon tertentu. Dimana, memang ada ruang yang diberikan untuk pasangan tersebut, KPU pun menghormati proses yang berjalan.

Dikatakan, pihaknya menghormati laporan yang disampaikan pasangan HEBAT ke Bawaslu Maluku.

Karena prinsipnya bahwa KPU-pun menunggu sejauh mana sikap dari Bawaslu dalam menanggapinya. Apakah Bawaslu memprosesnya. Apakah Bawaslu memproses laporan itu sebagai sengketa pilkada, atau sifatnya menerima laporan dari pasangan HEBAT dan meminta klarifikasi dari KPU.

“Saat ini kami telah mendapatkan dua surat dari Bawaslu, yakni yang pertama menyangkut dengan meminta informasi tentang hasil perhitungan yang sebenarnya sudah ada dalam berita acara, dan berikutnya adalah meminta jaminan keamanan dokumen. Terhadap dua hal itu, KPU telah menyiapkan jawaban tentang keamanan dokumen,” jelasnya.

La Alwi juga menambahkan keterangan sudah disiapkan untuk disampaikan ke Bawaslu. Pihaknya juga menjamin terhadap dokumen yang akan disampaikan ke Bawaslu itu ada dalam keadaan aman, karena dikawal oleh pihak kepolisian yang ditugaskan di KPU.

“Dokumen minimal dukungan yang telah dihitung dari data 11 kabupaten/kota itu sudah kami siapkan untuk disampaikan kepada Bawaslu. Yang jelas, KPU telah bergerak sesuai standar operasional yang diatur dalam PKPU nomor 15 tahun 2017. Dan kami tidak bisa berbuat lebih,” tegas Alwi. (R1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top