TNI-Polri Saling Pantau Di Pilkada – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

TNI-Polri Saling Pantau Di Pilkada

Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, diwawancarai Wartawan seusai memberi pengarahan kepada Prajurit TNI dan Polri se-Maluku di Kediaman Dinas Pangdam XVI/Pattimura, Tapal Kuda, Senin 20 November 2017.

Jenderal Gatot Nurmantyo Beri Pengarahan Personel TNI-Polri Di Maluku

PANGLIMA TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo meng­ingatkan kepada TNI dan Polri harus netral. Pasalnya tahun
2018 ada pemilihan kepala daerah baik gubernur, bupati maupun walikota.

Bila ada prajuritnya yang tidak netral. Maka ia meminta dilaporkan kepadanya. “Saya mengingatkan juga tahun depan adalah tahun politik. Maka presiden mengingatkan bah­wa TNI dan Polri harus saling mengontrol. Kepada Kapolda Kapolres, saya minta tolong agar ikut mengontrol prajurit saya di manapun mereka bertugas. Karena tidak netral maka ingatkan. Secara berjenjang juga laporkan. Jadi mengingatkan pelakuknya, melaporkan kepada atasanya sampai ke saya,” tegas Jenderal Gatot kepada wartawan di rumah dinas Pangdam VXI/Pattimura, usai memberi pengarahan kepada personel TNI Polri di Lapangan Tenis Indor, kediaman dinas Pangdam XVI/Pattimura, Tapal Kuda, Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe, Senin, 20 November 2017.

Tidak saja personel TNI, Polri juga dipantau, ka­rena sudah disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, bahwa TNI juga akan memantau personel Polri.

“Kapolri juga mengatakan kepada saya apabila ada Polri yang tidak netral, TNI juga mengingatkan. Jadi kita saling mengatkan, karena perlu dalam pesta demokrasi ini harus ada yang jadi penengah yaitu TNI dan Polri. Menjadi penengah bisa diterima oleh dua pihak yang bertengkar atau berselisih pendapat. Maka kuncinya netralitas,” katanya.

Menurutnya, kepentingan kedua institusi ini hanya menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia (NKRI). Olehnya, netralitas itu perlu dijunjung tinggi.
“Saya datang ke sini untuk menemui prajutit prajurit saya, baik TNI maupun Polri. Pertama saya mengucapkan terima kasih karena selama ini keber­samaan antara TNI dan Polri begitu indah di sini, kita lihat kemana mana bersama.

Kedua saya datang ke sini untuk menyampaikan pesan Presiden. Presiden mengingatan bahwa politik TNI dan politik Polri sama, adalah politik negara. Semuanya dicurahkan untuk menjaga keutuhan NKRI,” jelasnya.
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat ini mengatakan bahwa TNI/Polri merupakan sosok prajurit yang taat dengan hukum.

Kemudian mementingkan keutamaan kepentingan rakyat di atas segala-galanya.

“Saya ulangi, mementingkan kepentingan rakyat di atas segala-galanya dan taat kepada atasan, bekerja dari bawah ke atas. Atasan Polri adalah Presiden, atasan TNI adalah Presiden RI yang dipilih secara sah sesuai konstitusi,” ungkapnya.

Jika keutuhan dan keakraban TNI/Polri selalu dijaga, akan berpengaruh pada stabilitas keamanan. Keamanan terjaga, berdampak luas bagi kemajuan negara.

“Soliditas TNI dan Polri itu merupakan dua tonggak yang kuat menjaga keutuhan NKRI. Sehingga soliditas TNI dan Polri akan mewujudkan stabilitas keamanan dan politik . Dengan stabilitas keamanan dan politik, maka pembangunan akan berjalan insvestasi berjalan ekonomi akan meningkat,” tutur Gatot. (AAN)

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top