Perawatan Jalan Kece-IAIN Masuk APBD Murni 2018 – Rakyat Maluku
AMBONESIA

Perawatan Jalan Kece-IAIN Masuk APBD Murni 2018

Rakyatmaluku.com – KEINGINAN warga pengguna ruas jalan lintasan Kebuncengkeh hingga IAIN Ambon, yang saat ini mengalami kerusakan parah, akibat terjangan hujan baru-baru ini harus sapu dada. Bagaimana tidak, kerusakan jalan tersebut baru akan dibenahi setelah alokasi APBD 2018 dicairkan. Bagaimana tidak, biaya untuk membenahi kerusakan jalan yang semakin parah dan kerap menimbulkan kemacetan tersebut, dimasukkan dalam APBD murni 2018. Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kota Ambon, Leonora E. K Farfar, kepada wartawan di Kantor DPRD Kota Ambon, Belakang Soya, Senin, 13 November 2017.

Sedianya, persoalan ini telah disampaikan oleh pihak Komisi III untuk dibenahi oleh dinas terkait. Hanya saja, dinas lebih memilih untuk proses pembenahan dilakukan dengan APBD murni 2018. Padahal, selama tahun 2017 kemarin, ruas jalan kebun cengkeh hingga IAIN Ambon tidak pernah mendapatkan perawatan.

Kalaupun ada perawatan, dilakukan hanya untuk pembersihan terhadap bibir jalan, bukan kepada badan jalan yang mengalami kerusakan pengaspalan, seperti di kawasan depan Toko Latanza, BTN Kanawa, hingga tanjakan duaribu, Wara. Padahal, kerusakan ini semakin parah akibat padatnya kendaraan yang melintas di kawasan tersebut. Justru, beberapa ruas jalan seperti Ahuru, yang tidak mengalami kerusakan mendapat perawatan. Padahal, dibanding aktivitas kendaraan, ruas jalan Kebuncengkeh, jauh lebih padat dibanding jalur Ahuru-Arbes.

Ruas jalan Kebun Cengkeh sendiri dilintasi kendaraan pribadi, plus kendaraan angkutan umum seperti, Kebun Cengkeh-Mardika, Wara-Mardika, IAIN-Mardika, Arbes-Mardika, dan Kahena-Mardika.

Kata Leonora, semua jalan lingkungan di Kota Ambon yang mengalami kerusakan, telah diperjuangkan, namun, kebijakan tersebut bergantung kepada pihak SKPD terkait. Sehingga itu, diputuskan untuk masuk dalam APBD 2018 mendatang. Kata dia, rapat bersama dengan mitra terkait sudah sering dilakukan. Saat rapat, semua persoalan yang dialami masyarakat dan dikeluhkan telah diperjuangkan kepada pemerintah.

Ia juga menyinggung soal ruas jalan rintitas warga menuju perkampungan, namun sampai kini belum mendapatkan perhatian dari pemerintah, seperti pengaspalan. Kata dia, semuanya telah dikapling ke dalam ABPD 2018. Untuk itu, kiranya bersama-sama pemerintah agar mengawal proses penyaluran APBD 2018 mendatang, sehingga rencana yangs udah disusun pada akhir tahun ini, tidak mengalami perubahan di tahun mendatang. Kiranya, yang penting itu bahwa pemerintah juga tidak melakukan pembohongan dengan kebijakan yang sudah ditetapkan. Apabila dananya sudah dimasukkan dalam program 2018, maka di tahun tersebut harus digulirkan.

“Kita tunggu, mungkin dalam waktu dekat ini akan dilakukan on the spot ke lapangan yang dilakukan oleh komisi III dalam rangka melihatbsejumlah infrestruktur yang rusak, baiknitu jalan lingkungan, maupun talud dan lainnya yang berhubungan langsung dengan mitra komisi III untuk kemudian kita akomodirkan masuk dalam APBD murni 2018,” kata dia. (R1)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!