Kapolda: Ancaman Radikalisme Warga Maluku Diminta Kompak – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Kapolda: Ancaman Radikalisme Warga Maluku Diminta Kompak

Kapolda Maluku Irjen Polisi Deden Juhara

Rakyatmaluku.com – KAPOLDA Maluku Irjen Polisi Deden Juhara meminta mas­­yarakat Ma­lu­ku agar selalu menjaga ke­kom­pakan di tengah munculnya ancaman radikalisme yang kini meng­hantui kehidu­pan berbangsa dan bernegara. Bila masyarakat sudah menjaga kekompakan oto­matis kita bisa mencegah masuknya bahaya radi­ka­lisme di daerah ini.

Karena dengan kekompakan dan saling menjaga satu sama lain akan menghindarkan diri kita dari upaya-upaya radikalisme yang dapat menganggu kehidupan war­ga di Maluku. “Mari kita jaga kekompakan secara damai. Jadi jangan kita saling me­n­yalahkan satu sama lain. In­sya Allah di Ambon tidak ada radikalisme.

Densus 88 kan ada di Ambon dan semua bekerja untuk mengantisipasi persoalan ini,” kata Deden Juhara, kepada pers di kediaman rumah dinas Kapolda Maluku di Tantui, usai buka puasa bersama dengan Pemerintah Provinsi Maluku, Selasa, 6 Juni 2017. Menurut perwira dua bintang ini, Polda Maluku telah membentuk Tim Cyber dalam mengantisipasi dinamika masyarakat Maluku melalui media sosial.

“Tim Cyber ini sudah ada, tetap mengawasi media sosial dan masyarakat umum. Pencegahan ini dilakukan supaya masyarakat bisa tenang, tidak saling mengejek. Wartawan juga diminta untuk membantu memberikan kesejukan kepada warga. Contohnya sekarang ada komunikasi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, TNI-Polri. Ini sangat baik,” tutur Deden Juhara.

Kebersamaan dan kekompakan, kata dia, akan dapat membuat Maluku lebih berkembang lagi. Maluku akan maju andaikan kondisi keamanan tetap kondusif. “Saya yakin Maluku akan makin maju. Kegiatan buka puasa bersama ini bisa menjadi contoh sebuah kebersamaan yang baik. Ada tokoh agama termasuk lintas agama hadir. Jika Maluku aman saya yakin Maluku akan lebih maju,’’ ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Maluku, Said Assagaf menjelaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama akan terus dilakukan. Menurutnya, hal ini untuk mengeratkan tali silaturahmi antar umat beragama di Maluku.

“Beberapa tahun lalu, kita telah menjadwalkan buka puasa itu ada di Muspida, Gubernur, Pangdam, Kapolda. Nanti Natal juga sama, ini untuk silaturahim. Silaturahim itu memperpanjang umur dan menambah rezeki. Tanggal 16 Juni 2017 akan dilaksananakan di Maluku Tenggara dan Kota Tual. Saya juga ingin bikin di Leihitu juga,” tandas Assagaff. (AAN)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top