PDIP Jadi ‘Buruan’ Balon Kepala Daerah Di Maluku – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

PDIP Jadi ‘Buruan’ Balon Kepala Daerah Di Maluku

Rakyatmaluku.com – DEMOKRASI Indonesia Perjuangan (PDI-P) memiliki peluang politik yang sangat kuat. Baik pada level nasional maupun lokal, termasuk di Maluku.

Jelang Pilkada Maluku, PDI-Perjuangan men­jadi titik tumpu sejumlah bakal calon, baik petahana maupun calon lainnya. Berburu rekomendasi di Pilkada Maluku memang menjadi target penting bakal calon kepala daerah. Mulai dari petahana Said Assagaff, Kakor Brimob, Komjen Murad Ismail, Bupati Buru dua periode, Tagop S Soulissa, Bupati MBD Barnabas Orno, dan Jamwas Kejagung RI, Herman A Koedoboen dan Anggota DPR RI, Komarudin Watubun.

Konfigurasi politik ‘perebutan’ rekomendasi PDI-Perjuangan memang membuat ‘pusing’ DPP mengambil keputusan politik. Tapi bagi kaders partai, sangat diharapkan DPP merekomendasikan kader terbaik ‘banteng’ untuk maju di Pilkada Maluku sebagai bakal calon gubernur.

“Sebagai kader yang tumbuh dari bawa bersama PDI Perjuangan, pastinya kita sangat berharap ke­putusan DPP adalah kader terbaik untuk calon gubernur Maluku,” kata pengamat politik Maluku Alxander Pattiasina kepada Rakyat Maluku, kemarin.

Pattiasina mengaku, babakan awal telah dilakukan para calon kompetitor, yakni mengikuti meka­nisme partai mulai dari pengambilan sampai pengembalian formulir pendafataran di PDI-Per­juangan.

“Seluruh proses dan mekanisme yang telah ditetapkan DPD dan DPP PDI-Perjuangan telah diikuti semua calon, mulai dari pengambilan sampai pengembalian formulir pendaftaran. Tahap berikutnya akan ditindak lanjuti,”sebutnya.

Baik kader maupun non kader memiliki peluang yang sama memperoleh dukungan partai baik sebagai bakal calon gubernur maupun bakal calon wakil gubernur. Namun, sangat prinsipal bahwa pertarungan 2018 menjadi pertarungan ‘jati’ diri partai di Maluku.

“Semua calon mempunyai peluang yang sama baik sebagai calon gub maupun calon Wagub yang direkomendasikan partai. Tapi sebagai kader kami melihat setiap momentum politik adalah pertarungan yang berkaitan dengan harga diri dan Marwah juang partai,” tukasnya.

Soal wacana koalisi, bagi Pattiasina agak sulit terjadi, dan munculnya sejumlah nama bakal calon gubenur Maluku yang adalah kader partai akan menjadi batu sandungan terhadap wacana koalisi kuning merah di Maluku.

“Agak sulit terjadi, dan munculnya sejumlah nama bakal calon gubenur Maluku yang adalah kader partai akan menjadi batu sandungan terhadap wacana koalisi kuning merah di Maluku. Tapi selebihnya keputusan berada di pimpinan DPP partai,” ucapnya. (ASI)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top