Insiden Pembunuhan Di Masohi Terungkap, Hasnawati Dibunuh Mantan Pacar – Rakyat Maluku
DAERAH

Insiden Pembunuhan Di Masohi Terungkap, Hasnawati Dibunuh Mantan Pacar

Pelaku (Kiri) - Korban (Kanan)

Rakyatmaluku.com – KERJA keras aparat kepolisian Polres Maluku Tengah dalam mengungkap kematian Hasnawati (33) yang ditemukan tewas di dalam Apotek Neng Lintje Farma, Kota Masohi, Maluku Tengah (Malteng), Minggu malam, (4/6/17), akhirnya menemukan titik terang. Korban yang merupakan perawat honorer RSUD Masohi yang juga karyawan pada Apotik Neng Lintje milik dr. Umarela itu diduga tewas dibunuh oleh mantan pacarnya Fadli Sabban (36).

Kapolres Malteng AKBP Harli Silalahi mengatakan, tersangka pelaku pembunuhan Fadli kepada polisi mengakui membunuh korban dengan cara mencekik leher korban. Tak sampai di situ, pelaku juga melepas jilbab korban dan melilit leher hingga korban tewas. Setelah melihat korban tidak bernyawa, kemudian pelaku keluar meninggalkan korban.

Terungkapnya pelaku ini diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi termasuk pelaku Fadli Sabban pada Minggu malam. Rupanya, Sabban nekat membunuh Hasnawati karena sejak awal keduanya sudah terlibat cekcok.

“Awalnya dimulai pertengkaran mulut dengan korban tentang pelaku pernah melapor ke majikannya (dr Umarela) yang merupakan pemilik tempat praktek. Dimana korban bekerja, bahwa korban selalu terlambat datang pada saat membuka apotik sehingga korban dimarahi dokter saat itu,” demikian disampaikan Kapolres Malteng AKBP Harley Silalahi saat dikonformasi di Masohi, kemarin.

Dikatakan, dari pengakuan pelaku terungkap bahwa akibat adu mulut membuat pelaku emosi dan marah hingga naik pitam dan langsung mencekik leher korban. Dan saat mencekik, korban Hasnawati sempat berteriak, kemudian oleh pelaku menarik jilbab milik korban dan melilitnya ke lehernya korban hingga tewas.

“Kini Fadli Sabban sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap Hasnawati. Pelaku dikenakan pasal 351 ayat 3 KUHP yaitu tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian dengan hukuman penjara 7 tahun penjara,” tegasnya. (YUS)

 

 

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top