Kebakaran Di Kapaha, Satu Warga Tewas Terpanggang – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Kebakaran Di Kapaha, Satu Warga Tewas Terpanggang

Rakyatmaluku.com – KEBAKARAN melanda kawasan pemukiman warga di RT/RW  02/01  Kapahaha  Kecamatan Si­ri­­mau Kota Ambon pada Ju­mat 2 Juni 2017 sekira pukul 14.00 WIT.  Akibat kebakaran ini seorang warga diketahui ber­­nama Rugaya Seknun (75) ditemukan tewas terpanggang. Selain itu, 10 unit  rumah warga juga ludes terbakar.

Sepuluh rumah warga  yang terbakar yakni  milik,  Rugaya Seknun,  Zainal Abidin, La Ica, Yusup Sangaji, Rukia Lapia, La Samadi, La Paeti, Juwaidi, Mama Rusmita dan Zainudin La Rabiu. Penyebab kebakaran hingga berita ini naik cetak  belum diketahui, Namun menurut salah satu warga setempat.

sebelum terjadi kebakaran terdengar ledakan yang diduga dari  kompor minyak tanah dari salah salah satu  rumah  warga. Setelah itu api  membakar rumah itu dan menjalar  ke  rumah lainnya yang saling berdekatan. Selain berdempetan, sebagian badan rumah yang berdinding kayu menyebabkan api dengan cepat membakar  rumah lainnya. Warga berusaha memadamkan kebakaran dengan peralatan seadanya.

Beruntung Dinas Pemadam Kebakaran menurun­kan 7 unit mobil pemadam, sehingga bersama warga berhasil memadamkan api tersebut.

“Kebakaran saat warga sedang Salat Jumat. Saya ini melihat api dan langsung menuju kobaran api membantu warga setempat,” kata salah seorang warga  kepada Rakyat Maluku,  sambil menunjukan rumahnya yang berada di belakang Taman Makam Kapahaha.

Sementara Kepala Tagana Kota Ambon Jhon Siwalete menjelasakan kalau pihaknya belum bisa mendata jumlah korban akibat peristiwa tersebut. Namun, dia memastikan kalau satu warga meninggal dunia karena kebakaran.
“Kami membantu memadamkan api. Ada korban jiwa di mana 1 orang tewas. Bapak RT juga mengalami korban, rumahnya ikut terbakar,” kata Siwalete kepada wartawan di TKP.

Sedangkan petugas dari Dinas Kebakaran Kota Ambon Vecky Lewerissa mengatakan kalau pihaknya menurunkan 7 unit pemadam kebakaran.

“Kami menurunkan 7 unit mobil dampak, semuanya terpakai. Ada satu korban tewas, dia seorang wanita,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Sirimau AKP Meity Jacobus juga  mengaku belum bisa pastikan penyebab kebakaran , karena harus dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Nanti kita akan lakukan olah TKP dulu. Kalau olah TKP baru bisa diketahui penyebab kebakaran,” tegas Kapolsek. (AAN)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top