Lulusan MIT Assalam Ambon Diharapkan Jadi Generasi Ahli Agama – Rakyat Maluku
EDUKASI

Lulusan MIT Assalam Ambon Diharapkan Jadi Generasi Ahli Agama

Rakyatmaluku.comKEPALA Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ambon, Drs. Rusydi Latuconsina berharap, siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah  Swasta (MIT) As-Salam Ambon dapat menjadi  ahli agama kelak nanti.

Harapan  ini  disampaikan Latuconsina saat memberikan sambutan pada acara Tasyakur   dan  wisuda Khotmil Qur’an Juz 30 dan 29 66   siswa MIT As-Salam Ambon bertema”Menyiapkan generasi Rabbani yang Qur”ani berbekal IMTAK dan IPTEK”  di Gedung Ashari, Senin 22 Mei.

Latuconsina mengatakan, dengan berhasilnya siswa MIT As-Salam Ambon  menyelesaikan jpendidikan formalnya pada tingkat madrasah ibtidaiyah di MIT As-Salam Ambon,  dan berbagai ilmu yang  telah diperoleh tentunya menjadi bekal untuk menapaki jenjang pendidikan berikutya di tingkat pertama.

Dirinya juga berharap, selepas kelulusan siswa tersebut orang tua siswa  dapat mampu melanjutkan pendidikan  agama  siswanya pada   madrasah secara berjenjang baik di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pondok Pesantren (Ponpes) dan sekolah umum lainnya.”Saya dengar 70  persen lulusan  siswa MIT As-Salam Ambon  akan melanjutkan pendidikanya di Ponpes,  sebagianya ke Madrasah lanjutan dan sekolah umum.

Keinginan orang tua untuk tetap melanjutkan pendidikan agama  anaknya  patut kita apresiasi. Sebab, mereka tetap menginginkan agar siswa/siswi  berada pada lingkungan pendidikan agama baik di Ponpes maupun di Madrasah,”ujar Latuconsina.

Dikatakan  dengan melanjutkan  pendidikanya agama siswa pada  madrasah secara  berkelanjutan serta Ponpes, maka  bekal ilmu agama yang diperoleh oleh siswa/siswi ini  terutama penghafalan Ayat Suci Al-Qur”an kelak mengantarkan mereka menjadi  generasi yang ahli agama dimasa akan datang.

Menurut Latuconsina,   untuk mencapai prestasi tentu tidak mudah,   hal itu butuh  kerja sama madrasah dan orang   tua.Sebab,peran lembaga  madrasah adalah mengantarkan anak didik tidak saja menjadi insan yang  intelekttual, tapi emosional dan spritual.”Nah ini menjadi tanggungjawab kita semua, termasuk dukungan lingkungan yang kondusif,”kata Latuconsina.

Direktur Yayasan As-Salam Maluku, Drs.M Fathoni juga berharap,  bekal ilmu yang  sudah diperoleh oleh siswa/siswi lulusan khususnya Khotmil Qur”an Juz 30 dan Juz 29   terus dipertahankan. Hal itupun terpulang kepada orang tua   untuk mampu mempertahankan  kemampuan anaknya  atas apa yang sudah diberikan oleh Ustadz dan Ustadja di MIT As-Salam Ambon.

”Kita sangat bangga dengan  capaian dan keberhasilan siswa tahun ini yang   meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an.”ujar Fathoni. Menurut Dia, keberhasilan manusia   tidak saja  diukur pada kecerdesan Intelektualnya  tetapi lebih penting adalah bagaimana mampu mendudukan siswa/siswi kedepan pada aspek emosional.

Sebab dengan memiliki  kecerdasan emosional selain  intelektual, generasi akan tumbu besar   dan bisa menghargai  orang lain serta dijauhkan dari penyakit hati.”Ini merupakan faktor utama dan menjadi tanggungjawab kita  sebagai orang tua.”kata dia.

Dirinya pun mengingatkan  pesatnya perkembangan teknologi dan informasi saat ini cukup memberikan dampak yang sangat luar biasa baik positif maupun negatifnya.  Untuk itu  generasi harus diarahkan dan dikontrol terutama   orang tua agar mereka tidak terjebak dan  kebabblasan dengan lajunya  perkembangan Teknologi dan  informasi  tersebut.”Saat ini, begitu pesat perkembangan teknologi dan informasi.Tentu satu halnya menjadi fokus kita adalah bagaimana kita mampu mengendalikan  perkembangan teknologi informasi kepada anak anak kita agar tidak Gapktek, begitupun mereka tidak kebabblasan  berada dalam  lingkupnya,”pesan Dia. (CIK)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top