Gubernur Ajak IDI Prioritaskan Layanan Ke Masyarakat – Rakyat Maluku
AMBONESIA

Gubernur Ajak IDI Prioritaskan Layanan Ke Masyarakat

Rakyatmaluku.com – GUBERNUR Provinsi Maluku, Said Assagaff, mengharapkan kepada para tenaga medis, yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Maluku, untuk lebih memprioritaskan kepentingan layanan kesehatan kepada masyarakat, dibanding kepentingan bisnis.

Hal ini ditegaskan Gubernur, Said Assagaff, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Sekda Maluku, Angky Renjaan, saat akan Seminar Penatalaksanaan Terkini Kegawatan pada Ibu dan Anak di Lantai VII Kantor Gubernur, akhir pekan kemarin.

Seminar ini diadakan untuk memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia ke-109 dan Hari Kebangkitan Nasional  Tahun 2017, oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Maluku bersama dokter-dokter Spesialis Serumpun Maluku dari Jakarta.

Menurut Gubernur, tak hanya mengadakan kegiatan serimonial, tapi harus dipraktekkan ke lapangan. Sebab itu, IDI tentu sangat berperan dalam hal pelayanan kesehatan di daerah ini. “Melalui kegiatan seminar ini, tentunya akan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para dokter terhadap tugas dan tanggungjawab sehingga lebih profesional dalam menangani kasus kesehatan ditengah-tengah masyarakat.”

Dikatakan, peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-109 tahun 2017 merupakan momentum strategis untuk meningkatkan peran ekatif para dokter dalam mewujudkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Maluku khususnya ibu dan anak.

“Tentunya seminar ini sangat bermanfaat bagi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat dan secara umum bagi peningkatan sektor kesehatan di Maluku. Dengan demikian ini tentunya merupakan wujud tanggungjawab bersama dalam menjamin terselenggaranya pelayanan kedokteran, khususnya kesehatan ibu dan anak serta menurunkan angka kematian ibu, bayi dan anak di pusat-pusat gugus pulau,” pesan dia.

Sebagai organisasi profesi, kata dia, IDI diakui sebagai mitra pemerintah dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan yang terpadu dan menyeluruh sesuai dengan Rencana Pembangunan Kesehatan menuju Indonesia Sehat. Sehingga IDI Maluku harus menyusun strategi dengan memanfaatkan potensi dan kekuatan yang ada untuk mengatasi berbagai tantangan dan permasalahan kesehatan serta pemilihan sasaran dan program yang tepat.  Serta berdampak pada efisiensi pelayana kesehatan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Maluku.

Selain itu, Gubernur juga berpesan para dokter dapat berperan sebagai Agent of Treatment yang artinya belkerja secara profesional, kompeten dan beretika, Agent of Change yang artimya pelopor dalam merubah sudut pandang masyarakat terhadap kesehatan. Agent of Development yang artinya dokter berperan aktif dalam pembangunan sumber daya manusia maupun di bidang pembangunan khusunya di Provinsi Maluku.

“Melalui seminar ini, semoga kemitraan IDI wilayah Maluku tetap dan selalu terintegrasi bersama Pemerintah Daerah Maluku dalam mendukung Program Kesehatan di Provinsi ini,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Maluku, Dokter Hendrita Tuanakotta mengatakan mengingat masih tingginya angka kematian ibu dan anak terutama di Provinsi Maluku yang merupakan daerah kepulauan, perbatasan dan terpencil, seminar Penatalaksanaan Terkini Kegawatan Pada Ibu dan Anak Hipertensi dilaksanakan. Sehingga Tuanakotta berharap, melalui pertemuan tersebut, diharapkan para dokter dapat lebih profesional dalam menangani kegawatan ibu dan anak di Maluku. “Untuk itu kami mengucapkan banyak terimaksih kepada Tim Himpunan Dokter Srumpun Maluku Makang Patita karena dapat berkesempatan membagikan ilmu kepada sejawat Dokter di Maluku dimana semuanya berkaitan dengan mewningkatnya resiko kematian ibu dan anak terutama untuk kami di Maluku,” singkat dia. (YAS)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top