BNN Razia Sejumlah Karaoke Dan Kos-Kosan, 3 Pria Positif Narkoba – Rakyat Maluku
HUK-RIM

BNN Razia Sejumlah Karaoke Dan Kos-Kosan, 3 Pria Positif Narkoba

Rakyatmaluku.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku menggelar razia di sejumlah karaoke dan tempat kos-kosan di Kota Ambon. Sweeping Narkoba ini masuk dalam program  operasi BERSINAR atau Bersih Narkoba. Razia dilaksanakan selama dua hari,  yaitu Jumat, 19 Mei dan Sabtu, 20 mei.

Operasi hari pertama,  Jumat malam, karaoke yang berada di Mardika, Kecamatan Sirimau, digerebek aparat gabungan BNNP, TNI dan Polri. Operasi dipimpin Kepala Bidang pemberantasan dan Penindakan AKBP John Wattimena.

Di tempat hiburan, petugas menunjukan surat perintah tugas dan menghentikan aktivitas karaoke. Kemudian pengunjung baik tamu, karyawan  maupun pramuria, menjalani tes urine untuk mengetahui apakah ada penggunaan Narkoba atau tidak. Tes urine ini menggunakan kit resmi yang dirujuk oleh BNN Pusat.

Di hari pertama ini, petugas berhasil melakukan tes urine sebanyak 220 orang. Hasilnya petugas menemukan tiga orang pria yang hasil tes urinenya menunjukan positif mengandung zat Narkoba. Satu pria yang urinenya positif mengandung zat THC atau Ganja ditemukan di karaoke Amel, Mardika. Sementara dua pria lainnya diamankan di Karaoke Nikita. Satu orang positif THC dan satu lagi positif mengandung Amphetamin atau sabu.

Ketiga orang tersebut kemudian dibawa ke Kantor BNNP Maluku untuk dilakukan assesment lanjutan medis untuk memastikan mereka adalah pengguna yang kemudian akan diarahkan ke proses rehabilitasi.

Operasi hari kedua,  Sabtu siang, Petugas gabungan menyasar ke sejumlah rumah kos  di kawasan Desa Poka dan Rumatiga,  Kecamatan Teluk Ambon. Masih dipimpin AKBP John Wattimena, petugas gabungan yang diterjunkan sekitar 60 personil gabungan, termasuk satuan satwa anjing pelacak dari Dit Sabhara Polda Maluku.

AKBP John Wattimena mengatakan kegiatan ini merupakan program BNN pusat Jakarta yang harus dilaksanakan BNNP seluruh Indonesia termasuk BNNP Maluku untuk mencari dan menemukan masyarakat yang terindikasi menjadi pengguna narkoba.

“Sasarannya untuk mencari dan menemukan masyarakat pengguna narkoba. Jika ditemukan pastinya akan diassesment lagi dan kemudian diwajibkan mengikuti program rehabilitasi. Tujuannya yaitu membersihkan masyarakat dari pengaruh narkoba yang saat ini sudah menjadi musuh nomor satu bangsa Indonesia,” katanya, kepada wartawan usai razia, Sabtu, 20 Mei di Kantor BNNP Maluku di Karang Panjang.

Ia jelaskan, dari hasil kegiatan dua hari mereka menemukan tiga laki-laki yang terindikasi menggunakan narkoba. Saat ini mereka sementara menjalani assesment tenaga medis BNNP Maluku untuk nantinya akan menjalani program rehabilitasi.

Untuk program rehabilitasi ini kata Wattimena seluruhnya ditanggung oleh negara alias gratis.
Mantan  Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Maluku ini mengungkapkan tujuan lain pelaksanaan operasi dua hari ini yang berdekatan dengan masuknya umat muslim pada bulan puasa agar saat masuki bulan penuh rahmat ini dapat dilakukan dengan baik.

“Beberapa hari lagi saudara kita umat Islam akan memasuki bulan puasa. Tujuan lain kegiatan ini agar saat masuk bulan puasa nanti, warga yang berpuasa nanti tidak terkontaminasi narkoba serta dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik,” tandasnya. (AAN)

 

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top