Papilaya Nilai Musda Demokrat Diluar Mekanisme – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Papilaya Nilai Musda Demokrat Diluar Mekanisme

Rakyatmaluku.com – KADER Partai Demokrat Joga Papilaya mengaku, kecewa dengan proses politik yang telah berlang­sung itu. Joga menilai, proses ini diluar mekanisme dan aturan yang berlaku dalam tubuh Partai Demokrat.
Tidak ada sistem kaderisasi di dalam tubuh Partai Demokrat.

Ketua terpilih ini pernah menjadi ketua DPD selama lima tahun, dan terakhir lima tahun jabatan sekretaris DPD. Bagaimana mau dibilang kaderisasi kalau kemudian orang itu saja yang dipercayakan memimpin ini partai ? Bagaimana Partai Demokrat mau bersaing dengan kaderisasi yang telah dilakukan oleh Golkar dan PDIP?.

“Bagi saya Musda III yang digelar ini diluar ketentuan. Ini ibarat bayi yang lahir prematur. Sebab, belum berakhirnya kepengurusan periode 2012-2017, Musda sudah digelar. Ini kepentingan siapa? Dan siapa dalang dari semua ini? Kesimpulannya, yang mendrive semua ini ialah Roy Pattiasina dan Melky Frans. Untuk kepentingan siapa? Ya, kepentingan mereka berdua,” sesalnya.

Meski telah diaklamasikan, namun tambah Joga, Roy Pattiasina, Melky Frans dan para pimpinan DPC haruslah bertanggung jawab atas semua proses yang terjadi di saat ini.

“Harus diakui bahwa saudara ketua DPD terpilih dan Melky Frans secara politik telah menjual hak kesulungan kepada kader partai lain untuk mengatur, menata dan mengelola segala kebijakan, dan ini baru dimulai dari proses yang terjadi saat ini.

Tanpa disadari pula teman-teman DPC turut serta melanggengkan perbuatan in prosedural itu. Ini bentuk pelecehan terhadap Partai Demokrat,” tandasnya seraya meminta DPP Partai Demokrat dalam hal ini Ketua Dewan Pembina Bapak Susilo Bambang Yudhoyono untuk mempertimbangkan semua proses yang terjadi saat ini. (NAM)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top