Natalia Monica Jadi Tersangka Korupsi GSC Di Malteng – Rakyat Maluku
HUK-RIM

Natalia Monica Jadi Tersangka Korupsi GSC Di Malteng

Rakyatmaluku.com – SUDAH memenuhi dua unsur alat bukti yang kuat. Akhirnya, Tim penyidik kejaksaan Negeri (Kejari) Maluku tengah (Malteng) Resmi menetapkan Sekretaris GSC di Kecamatan TNS Waipia Natalia Monica sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi dana bantuan Gerakan Sehat Cerdas (GSC), di Kabupaten Maluku Tengah dari tahun 2013-2015, di Kecamatan TNS-Waipia senilai Rp 1,8 miliar.

Penetapan Natalia Monica sebagai tersangka ini melalui eksepose gelar perkara yang dilangsungkan di di ruang Kajari Masohi, Robinson Sitorus,  Kamis, (18/5) dihadiri Jajaran Kasis dilingkup Kejari Masohi dan Tim penyidik dalam perkara tersebut.

“Setelah melakukan eksepose gelar perkara atas perkara tersebut, resmi kami menetapkan satu orang tersangka berinisial NM,” ungkap Kajari Masohi, Robinson Sitorus melalui Kasipidsus, Manatp Sinaga yang di konfirmasi koran ini dari Ambon.

Dia menjelaskan, penetapan tersangka atas diri NM sudah melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang panjang. Sehingga, telah ditemukan dua unsur alat bukti yang kuat mauun lebih untuk menjerat bersangkuatn sebagai tersangka.

“Dua alat bukti sudah cukup begitu pun bukti ketetrangan saksi juga sudah cukup. dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru,” jelas Sinaga.

setelah epentapan tersangka, lanjut Sinaga, NM akan di agendakan untuk diperiksa sebagai tersangka pada, Jumat (19/5) hari ini. dan dipastikan, berkas perkaranya dipercepat hingga dilimpahkan ke Pengadilan. “Kami pastikan akhir Juni atau awal Agustus Berkasnya sudah bisah dilimpahkan ke Pengadilan,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, dana GSC ini dicairkan Pemprov Maluku ke Maluku Tengah untuk dipergunakan sebagai bantuan makanan sehat dan bergizi bagi balita dan lansia maupun biaya memeriksa kesehatan ibu hamil.

Dana GSC ini juga bermanfaat membantu masalah pendidikan anak-anak, seperti membeli pakaian seragam dan tas sekolah serta membayar tenaga guru honorer pada 18 desa di Kecamatan TNS-Waipia.

Namun diduga kuat Sekretaris GSC di Kecamatan TNS Waipia Natalia Monica telah menyalahgunakan pengelolaan anggaran tersebut sehingga Pemprov Maluku menutup rekening GSC di Malteng.

Saat diperiksa jaksa penyelidik, Mona sempat mengaku telah menggunakan dana Rp400 juta untuk biaya pernikahannya. Dia juga membeli sebidang tanah, membuka dua kios, serta membeli tiga unit mobil. Kejari Maluku Tengah baru menyita satu unit mobil dari Natalia Monica.

Sementara tenaga honorer yang ikut bekerja dalam program itu juga tidak mendapatkan haknya sampai saat ini.
(RIO)

 

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top