Polisi Kembali Amankan Cinnabar – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Polisi Kembali Amankan Cinnabar

Rakyatmaluku.com – APARAT Kepolisian Resor (Polres) Polres Pulau Ambon dan Pp Lease,kembali mengamankan Batu Cinnabar sebanyak 16 karton. Bahan Utama Mercury dan Air Raksa ini ditahan Pelabuhan Hurnala, Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Malulu Tengah, Senin, 15 Mei.

Selain cinnabar, polisi juga me­nga­mankan pemiliknya FS, warga Desa Iha, Kecamatan Huamual, Ka­bupaten Seram Bagian Barat (SBB). Batu Cinnabar ini dibawa FS dari Dusun Hulung, Desa Iha,  de­ngan menggunakan speedboat. Dari Hulung langsung menuju Tul­ehu, tepatnya di Pelabuhan Hu­rnala. Ketika bongkar muat barang ilegal ini berjalan, tiba-tiba anggota Polsek Salahutu, yang sedang mengelar razia, melihat penurunan Cinnabar dari Speedboat, dan seketika itu juga diamankan anggota polisi.

“Bertepatan dengan adanya Sweeping dari pihak Polsek Salahatu, kemudian Polsek Salahatu menemukan 16 karong Batu Cinnabar milik FS, yang sudah berbentuk pasir,” ujar Bripka Lesi Wakanit, kepada wartawan diruang Kasat Reskrim, Rabu 17 Mei.

Setelah diamankan sejenak di Kantor Polsek Salahutu, pada Selasa malam, 16 Mei, pihak Polsek Salahutu menyerahkan kasus ini ke Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, untuk kemudian ditindaklanjutinya.
“Jadi dari Polsek serahhan kasus ini pada kami,  itu tadi malam (Selasa, sekira pukul 23.00 WIT, red) dan kami sudah menanganinya. Termasuk penyerah pemilik, yaitu FS,” jelasnya.

Usai dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal, FS akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 158 Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara (Minerba), dengan masa kurungan 10 tahun penjara, serta denda Rp. 10 Milyar.tutupnya. (M1)

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top