Gubernur Minta Antisipasi Ancaman HIV / AIDS Di Maluku – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Gubernur Minta Antisipasi Ancaman HIV / AIDS Di Maluku

Rakyatmaluku.comGUBERNUR Maluku Said Assagaff meminta Tim Penggerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), untuk mengantisipasi ancaman narkoba dan HIV/AIDS yang semakin marak.

“Ancaman salah pergaulan generasi muda, anak-anak kita, seperti kenakalan remaja, ancaman HIV/AIDS, narkoba, dan sebagainya, harus diantisipasi Tim Penggerak PKK,” ujar Assagaff, saat membuka Rapat Konsultasi (Rakon) TP PKK Provinsi Maluku, di Ambon, Selasa 16 Mei 2017.

Untuk itu, Assagaff mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat, agar memberikan perhatian serius, pada potensi ancaman penurunan kualitas kehi­dupan manusia tersebut.

Dia katakan, tantangan pembangunan daerah ke depan, akan semakin berat. Seperti kondisi Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang masih relatif banyak, angka buta huruf yang masih tinggi, serta kesejahteraan yang belum merata.

“Sementara di sisi lain, adanya tuntutan era globalisasi, persaingan yang semakin kompetitif, pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi yang berkembang pesat, mengharuskan kita meningkatkan kualitas diri dan kualitas keluarga, agar kita mampu bersaing,” papar Assagaff.

Menurutnya, program setiap instansi dan organisasi, selain diarahkan pada pemberdayaan masyarakat, juga harus pada upaya-upaya mengantisipasi potensi ancaman tersebut.

“Saya berharap, Tim Penggerak PKK tidak berjalan sendiri, namun bermitra secara sinergis dengan Lembaga Swadaya Masyarakat, komponen masyarakat lainnya, dan pemerintah daerah. Kemitraan yang baik dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat, akan mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan keluarga di Provinsi Maluku,” ujar Assagaff.

Menyinggung tentang tema rapat koordinasi yakni, “Kita Laksanakan Konsolidasi Program Sebagai Sarana Mewujudkan Akselerasi Program-program PKK”,  Assagaff minta ini menjadi pedoman bagi seluruh peserta dalam merumuskan program selama setahun ke depan.

“Dari tema itu, saya menekankan 3 hal strategis, untuk menjadi fokus kita. Pertama, koordinasi dan konsultasi, integritas, etos kerja, dan gotong royong agar melandasi program PKK. Kedua, peningkatan kualitas SDM di keluarga. Ketiga, konsep keluarga sejahtera membawa masyarakat serta daerah sejah­tera,” paparnya.

Karena itu, Assagaff mengimbau, tim pkk kabupaten/kota melalui pokja-pokjanya agar dapat berperan aktif dalam seluruh aspek kehi­dupan.

“Karena perempuan mempunyai posisi yang sangat vital untuk kehidupan keluarga. Baik sebagai pribadi yang kodratnya perempuan yang mengandung, menyusui, maupun sebagai ibu untuk anak-anak, istri untuk suami, serta sebagai anggota masyarakat. Maka bisa dikatakan, peran perempuan terhadap kesejahteraan keluarga dan kemajuan peradaban suatu bangsa yang besar,” tandas Assagaff.

TANPA PAMRIH
Sebelumnya, pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Ny. Retty Assagaff meminta segenap jajaran dan para kader PKK di daerah ini, agar senantiasa bekerja dengan semangat relawan, dan tanpa pamrih.
“Jangan pernah lelah untuk selalu menimba ilmu, karena perkembangan ilmu dan teknologi pada dewasa ini menuntut kita untuk selalu menyesuaikannya,” ujar Retty.

Dia juga me­minta para kader PKK di daerah ini, supaya memanfaatkan potensi sumberdaya yang ada, baik sumberdaya manusia maupun sumberdaya alam, sebagai potensi yang dapat di gunakan untuk pengembangan Gerakan PKK dan Program-program unggulan PKK.

“Pahamilah juga, makna yang hakiki mengenai peran dan posisi Tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah. Bahwa kemitraan ini bermakna adanya kesetaraan dan saling menumbuhkan,” tandas Retty. (YAS)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top