Satu Lagi Pelaku Pencurian Uang SAR Diringkus Polisi – Rakyat Maluku
HUK-RIM

Satu Lagi Pelaku Pencurian Uang SAR Diringkus Polisi

Rakyatmaluku.com – SETELAH polisi menangkap pasangan suami istri (Pasutri) di Makassar, yang terlibat pencurian uang Basarnas Kota Ambon, sebesar R268 juta, AT bersama istrinya, kali ini, seorang pelaku, kembali diringkus polisi.

Samsudin (54) warga Botong, Keccamatan Bontoala, Sulawesi Selatan, ditangkap Tim gabungan Polres Pulau Ambon dan Pp Lease,  Polda Sulsel, serta Polresta Makasar. Samsudin diamankan saat berada di rumahnya, Minggu, 13 Mei sekira pukul 01.00 WIT, Setelah ditangkap ia langsung dibawa ke Ambon.

Samsudin mengatakan kalau uang hasil pencurian, itu dibagi antara dianya dan AT. Di mana dia memperoleh Rp110 juta. Usai memperoleh bagian, besoknya, Kamis, 6 April, pelaku kabur meninggalkan Kota Ambon. Uang tunjangan Basarnas, ini kemudian digunakan untuk keperluannya.

“Saya naik Pesawat Garuda. Uang yang saya dapat itu Rp110 juta, saya beli satu unit motor dan sisanya digunakan untuk operasi ayah saya. Ayah saya sakit usus,” kata pria lima anak ini kepada Rakyat Maluku, di Polres Ambon, Senin, 15 Mei.

Dikatakannya, dia melakukan hal ini karena faktor ekonomi. Dia sangat menyesal atas perbuatanya ini. “Ini karena faktor ekonomi. Saya menyesalinya,” terangnya. Sementara Kasat Reskrim AKBP Teddy menjelaskan bahwa pelaku ini merupakan daftar pencarian orang (DPO). Pelaku, kata Teddy,  ditangkap di rumahnya di Gotong.

“Saat Tim Gabungan menangkap tidak ada perlawanan, kemudian pelaku langsung amankan di Polresta Makassar. Paginya itu pelaku langsung dibawa ke Ambon,” jelasnya.

Menurut Teddy pelaku dijerat dengan Pasal 362 dan 363 KUHP, dengan masa kurungan 14 tahun,” ucapnya.
Sebelumnya dilaporkan, uang tunjangan milik Badan Sar Nasional (Basarnas) Kota Ambon senilai Rp 268 juta, dibawa kabur orang tak kenal (OTK) pada Rabu (5/4) sekitar pukul 14.45 WIT. Pelaku mencuri uang tersebut dengan cara memecah kaca mobil milik dinas Basarnas.

Peristiwa ini terjadi di Toko Aneka Motor, di Kecamatan Sirimau, ketika korban bersama dua temannya, Makmud Murad dan Rofa Heru Wijayanto, memarkirkan kendaraannya usai mengambil uang di Bank Mandiri.
Sementara itu, saat kabur ke Makassar, tersangka diketahui bersama seorang yang mengawalnya security di Bandara Pattimura. Security tersebut juga akan diperiksa kepolisian.

“Ada pelaku lain yang kami incar. Kalau security yang kawal tersangka, nanti kita surati untuk diperiksa. Karena aturannya, penumpang dilarang berangkat dengan uang cukup banyak, kecuali ada keterangan dari bank. sementara tersangka bisa berangkat tanpa surat keterangan pihak bank,” jelasanya. (M1/AAN)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top