KakanKemenag Ambon Bukan Ujian Sekolah Di MIN 1 Ambon – Rakyat Maluku
EDUKASI

KakanKemenag Ambon Bukan Ujian Sekolah Di MIN 1 Ambon

BUKA SAMPUL. KakanKemenag Kota Ambon, Rusydi Latuconsina didamping Kepala MIN 1 Ambon Nasit Marasabessy saat membuka Sampul ujian diruang ujian sebelum proses ujian berlangsung, Senin 15 Mei.

Rakyatmaluku.com – KEPALA Kantor Kementerian Agama (KanKemenag) Kota Ambon, Rusydi Latuconsina berkesempatan membuka pelaksanaan Ujian  Sekolah (US) tingkat SD/MI di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Ambon. Pembukaan  US  ini ditandai dengan penyematan tanda peserta ujian dan pembukaan  sampul  ujian, Senin, 15 Mei.

Dalam sambutannya, Latuconsina menekankan pentingnya menjaga marwah ujian dengan tetap menjunjung  nilai integritas. Sebab, keberhasilan pelaksanaan ujian  bukan  hanya  terletak pada  pelaksanaanya saja tetapi  keberhasilan itu bagaimana  menjaga nilai integritas tersebut.”Pelaksanaan boleh  berhasil, tetapi lebih penting adalah  menjaga integritas.Agar hasil yang dicapai siswa benar-benar  adalah buah dari  belajar  mereka sejak kelas I sampai kelas VI,”ujar Latuconsina.

Dikatakan,  ujian adalah upaya  menilai hasil belajar  siswa  selama berada  di  madrasah. Ujian pun menjadi bentuk pertanggunjawaban  pengelolah pendidikan kepada  masyarakat. Untuk itu, pelaksanaan ujian  mulai dari hari pertama hingga akhir  diharapkan dapat  berjalan dengan aman dan lancar.

Latuconsina  juga memberikan apresiasi dan  mengungkapkan  terimakasihnya kepada  kepala-kepala madrasah  yang telah bekerja keras melaksanakan persiapan-persiapan  mulai dari  remedial, les-les tambahan dalam rangka membekali siswa.”Dengan persiapan yang sudah diberikan oleh setiap madrasah, saya yakin  semua siswa  dapat lulus seratus persen,”harap Latuconsina.

Sementara itu, Kepala MIN 1 Ambon, Nasit Marasabessy mengakui, dalam pelaksanaan ujian akhir ini satu siswa dari 87  peserta  ujian berhalangan. Untuk mengatasinya pihak madrasah akan berkoordinasi dengan dinas Pendidikan.”Memang satu siswa  berhalangan sehingga tidak ikut  ujian hari  ini,”akui Marasabessy.
Dikatakan, jumlah total  siswa peserta ujian akhir di MIN 1 Ambon sebanyaK 87 orang dibagi dalam lia ruang ujian dan diawasi oleh pengawas silang.

Dia menututurkan,tema ujian tahun ini adalah jujur dan berintegritas. Olehnya, bukan saja kejujuran  pada proses pelaksanaan, paling tidak seluruh komponen madarasah  punya tanggungjawab untuk menjaga prosesnya  sehingga apa yang  diharapkan dalam rangka mencapai hasil murni bisa  terwujud.

Dengan bekal  yang sudah diberikan sekolah kepada siswa mulai dari   pemantapan selama kurang lebih tiga bulan, try out selama  tiga kali dan  try out khusus  untuk Mata Pelajaran (Mapel)  Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA,yang merupakan Mapel ujian akhir tingkat SD/ MI dapat mengantarkan siswa  meraih hasil sesuai yang diharapkan bersama.”Selain persiapan itu,   para walikelas   juga memberikan persiapan  dalam rangka pelaksanaan  ujian. Dengan demikian  kami  harapkan paling tidak  dengan hasil yang  dicapai dapat mengantarkan  siswa untuk melanjutkan study ke  jenjang pendidikan berikutnya apakah itu di SMP maupun MTs.”kata Marasabessy. (CIK)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top