Dua Abad Pattimura, Assagaff Ajak Masyarakat Maluku Bersatu – Rakyat Maluku
AMBONESIA

Dua Abad Pattimura, Assagaff Ajak Masyarakat Maluku Bersatu

Rakyatmaluku.com – Gubernur Maluku Said Assagaff katakan de­ngan me­ra­­yakan dua abad Pahlawan Nasional Pat­timura, maka kita ada dalam gerakan Tumbuhkan Pera­daban Merdeka Demi Me­wujudkan Masyarakat Sejahtera.

“Artinya melalui perayaan ini, saya ingin merangsang masyarakat di pulau-pulau lain, agar event-event historis, kultural, dan sosial yang bernilai luhur harus digali, supaya apa yang kita kerjakan tidak menjadi retorika sejarah,” ujar Gubernur pada acara peringatan Hari Pattimura ke-200, di Kota Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Senin 15 Mei 2017. Menurut Assagaff, dia pernah mengatakan di tempat tersebut, bahwa sudah saatnya Kota Ambon dikembangkan sebagai Pintu Masuk dan Lalu Lintas Pariwisata. Lalu Pulau-pulau di luarnya, haruslah dibangun sebagai potensi pariwisata yang unggul.

“Dengan demikian, pilihan pulang merayakan Hari Pattimura di Kota Saparua, adalah kebutuhan untuk menumbuhkan Sama Rasa dan Rasa Sama,” kata Assagaff.

Semangat Kapitan Pattimura, disebut Assagaff, harus menjadi point untuk menghadapi derasnya tantangan masyarakat ekonomi asia. Ada juga Blok Masela yang menyimpan berjuta-juta kekayaan, bahkan masih banyak agenda penting lainnya, yang harus ditangani dan dikelola secara prioritas.  “Sebab prioritas tanpa kualitas adalah ketertinggalan. Dan kualitas tanpa kerja adalah kemalangan,” tandasnya.Assagaff berharap, semoga kebijakan Pemerintah Provinsi Maluku dalam menyiapkan SDM bertemu, untuk rentang waktu ke depan, bisa menjawab kebutuhan ini.

“Memang tidak ada harga atas waktu, tapi waktu itu sangat berharga. Memiliki waktu tidak membuat dan menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah Sumber dari semua kekayaan,” ujar Assagaff.
Lebih lanjut Assagaff mengingatkan,  sejarah adalah sebuah keabadian, karena semua kita akan menjadi bagian dari sejarah itu.

“Sejarah juga adalah bagian dari mada lalu, tapi atasnya ia tidak akan pernah terkubur. Dengan belajar sejarah, kita mengenal masa lalu, dan tumbuhkan harapan untuk membangun masa depan,” tuturnya. Pada kesempatan tersebut, Assagaff, juga mengajak seluruh masyarakat di Maluku agar bersatu dalam semua hal. Jangan tercerai -berai, sebab untuk membangun Maluku yang lebih baik dan maju, harus dilakukan secara bergotong-royong, dengan tetap menjaga daerah ini stabil dari semua gangguan.

“Saya mengingatkan kepada seluruh masyarakat Maluku agar kembali mengenang jasa perjuangan Pahlawan Maluku, Pattimura, yang dengan berani menumpaskan para penjajah di negeri ini. Keberhasilan Pattimura, bukan karena pribadinya, tapi karena adanya kesatuan dan persatuan visi masyarakat Maluku pada masa itu, untuk bersama-sama mengawal Pattimura, hingga dapat menumpaskan penjajah. Boleh kecewa pada apa saja tetapi tidak boleh pada bangsa ini. Dengan merayakan dua abad Hari Pattimura, maka kita ada dalam gerakan tumbuh merdeka,” tandas Assagaff, dalam sambutannya.

Pada kesempatan yang sama, Assagaff atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, menyambut gembira dan bangga atas bertambahnya usia Kodam XVI/Pattimura, yang berusia 18 tahun.

Untuk diketahu pada perayaan Hari Pattimura ke-200 ini, Gubernur Maluku Said Assagaff juga meresmikan patung Pattimura dan meluncurkan perangko Pattimura.  “Ini menunjukkan ketokohannya atas sebuah simbol perlawanan orang Maluku terhadap ketidakadilan dan penindasan,” tegas Assagaff. (YAS)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top